Target Tanam Padi Pamekasan Belum Tercapai, DKPP Yakin Sisa 5.583 Hektare Bisa Dikejar

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menanam padi di Dusun Tengginah, Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga menanam padi di Dusun Tengginah, Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Upaya Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam mengamankan target tanam padi tahun 2025 terus digenjot. Meski demikian, capaian luas tanam hingga akhir tahun belum sepenuhnya memenuhi target yang ditetapkan.

Kepala Bidang Produksi Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Andi Ali Syahbana menyampaikan, hingga akhir tahun luas lahan yang telah ditanami padi mencapai 24.314 hektare dari target 29.896 hektare.

“Masih tersisa 5.583 hektare untuk memenuhi target tanam yang ditetapkan berdasarkan realisasi tahun sebelumnya,” katanya.

Andi menjelaskan, pemerintah telah mengajukan sekaligus merealisasikan bantuan bibit padi dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut mencakup sekitar 9.000 hektare lahan yang tersebar di 13 kecamatan.

Baca juga :  Ada Nama Yupang Di Balik Pembabatan Hutan Mangrove Pantai Selatan Pamekasan

“Itu bukan bantuan dari kabupaten, melainkan hasil usulan melalui kementerian untuk mendukung percepatan tanam,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, meminta dinas terkait terus memperkuat pendampingan kepada petani agar proses tanam berjalan optimal.

Ia juga mendorong penerapan pertanian modern berbasis teknologi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan daerah.

“Pendampingan dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar produktivitas pertanian di Pamekasan semakin meningkat,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag
Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar
DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut
Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi
SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir
SMAN 3 Pamekasan Kembangkan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan, Dorong Siswa Lebih Peduli Lingkungan
SMAN 4 Pamekasan Terapkan Absen Faceprint, Orang Tua Bisa Pantau Kehadiran Siswa Lewat HP
Polisi Biarkan Tersangka Pencurian Mesin Padi di Pamekasan Berkeliaran, Korban Resah 

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:47 WIB

Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:28 WIB

DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:22 WIB

SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:27 WIB

SMAN 3 Pamekasan Kembangkan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan, Dorong Siswa Lebih Peduli Lingkungan

Berita Terbaru

Opini

Satu Suara Seribu Suaka

Jumat, 13 Feb 2026 - 01:43 WIB