Bus Gunung Harta Nyemplung ke Selokan di Jalur Nasional Camplong, Tiga Penumpang Luka

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bus Gunung Harta yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

Kondisi bus Gunung Harta yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Arus lalu lintas di jalur nasional wilayah Camplong, Kabupaten Sampang, sempat tersendat, Kamis (9/10/2025) siang.

Sebuah bus penumpang milik PO Gunung Harta nyemplung ke selokan setelah gagal menyalip kendaraan di depannya.

Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di Jalan Raya Dharma, tepat di depan kantor Korbidikcam Camplong.

Bus bernomor polisi B 7662 KGA yang dikemudikan Ahmad Pahruri, warga Tegal, Jawa Tengah melaju dari arah timur menuju Jakarta sambil mengangkut 34 penumpang.

Kapolsek Camplong IPTU Bambang Budiyanto menjelaskan, insiden bermula saat bus berusaha menyalip truk boks di depannya. Namun, dari arah berlawanan muncul mobil lain, sehingga sopir spontan membanting setir ke kiri.

Baca juga :  Klik Madura Dukung UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Komitmen Terus Perkuat Kerja Sama Strategis

“Bus langsung masuk ke selokan dan menabrak box beton di pinggir jalan,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun tiga penumpang mengalami luka ringan, masing-masing Ratu Meisa (4), Farhan (59), dan Rofi (32). Mereka sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Camplong sebelum diperbolehkan pulang.

Bagian depan bus tampak ringsek akibat benturan keras dengan box beton. Petugas kepolisian bersama warga segera mengevakuasi para penumpang dan mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang.

“Arus lalu lintas kini sudah kembali normal setelah bus dievakuasi menggunakan derek milik perusahaan,” tambah Bambang.

Baca juga :  Kampung Belanda di Desa Krampon Sampang Bakal Disulap Jadi Destinasi Wisata

Ia juga mengimbau agar para sopir lebih berhati-hati, terutama di jalur Camplong yang dikenal padat karena menjadi akses utama lintas Pulau Madura.

“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan diri menyalip di kondisi jalan yang tidak memungkinkan,” tegasnya. (ibn/nda)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka
Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan
Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan
Diduga Curi Speaker Tengah Malam, Pemuda 19 Tahun Diamankan Polsek Sampang Kota
Menyalip di Tikungan Berujung Maut, Mahasiswi Poltekes Sampang Tewas Tabrak Pickup
Sumur Warga Tambelangan Menghitam dan Berbusa, Limbah SPPG Kembali Disorot
Gandeng BIG, Pemkab Sampang Jadikan Data Spasial Dasar Perencanaan Pembangunan
Seorang Pria di Kecamatan Ketapang Disekap, Diduga Dipicu Urusan Hutang Rp300 Juta

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Diduga Curi Speaker Tengah Malam, Pemuda 19 Tahun Diamankan Polsek Sampang Kota

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Menyalip di Tikungan Berujung Maut, Mahasiswi Poltekes Sampang Tewas Tabrak Pickup

Berita Terbaru

Siswi SMAN 2 Pamekasan foto bersama usai ikuti lomba gerak jalan tingkat SMP-SMA/SMK tingkat Kabupaten pada Kamis (13/8). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Pamekasan

SMAN 2 Pamekasan Raih Juara Gerak Jalan Tingkat Kabupaten

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:26 WIB