Puluhan Tahun Jalan Dibiarkan Rusak Parah, Pemuda Desa Komis Wadul DPRD Sampang

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan pemuda Desa Komis, Kecamatan Kedungdung audiensi dengan Komisi III DPRD Sampang.

Puluhan pemuda Desa Komis, Kecamatan Kedungdung audiensi dengan Komisi III DPRD Sampang.

SAMPANG || KLIKMADURA – Puluhan pemuda Desa Komis, Kecamatan Kedungdung mendatangi Komisi III DPRD Sampang, Rabu (9/4/2025).

Mereka meminta wakil rakyat turun gunung mendorong perbaiki jalan desa yang sudah puluhan tahun dibiarkan rusak parah.

Dalam audiensi tersebut, para pemuda Desa Komis ditemui langsung ketua Komisi III DPRD Sampang Baihaki, Kepala Dinas PUPR Sampang, RP. Muhammad Zis dan Kepala Bappeda Litbang Sampang, Umi Hanik Laila.

Ahmad Fawaid, Salah satu Pemuda Desa Komis mengatakan, tujuan kedatangannya ke Kantor DPRD Sampang untuk meminta wakil rakyat meninjau langsung kondisi jalan di desa mereka.

Baca juga :  Ketua Arisan di Sampang Diduga Gelapkan Rp35 Juta, Korban Resmi Tempuh Jalur Hukum

Sebab, jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat itu sudah puluhan tahun dibiarkan rusak. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu.

Bahkan, masyarakat yang hendak melintas di jalan tersebut merasa takut karena sangat membahayakan. Beruntung, sampai sekarang belum ada korban.

“Kami mendorong agar jalan akses utama masyarakat itu segera diperbaiki, karena selain mengganggu aktivitas juga membahayakan bagi keselamatan,” katanya.

Ketua Komisi III DPRD Sampang, Baihaki, menyambut baik kedatangan pemuda Desa Komis. Dia juga memberikan atensi kepada Bappeda Sampang untuk merencanakan perbaikan jalan tersebut.

Baca juga :  Proyek P3-TGAI Sampang di Delapan Kecamatan Disorot

“Saya minta Bappeda untuk segera membuat surat intruksi terkait penggunaan anggaran desa, agar pembangunan jalan desa di utamakan,” ungkapnya.

Di akhir audiensi, para pemuda dan legislatif membuat nota kesepahaman terkait pengawalan pembangunan infrastruktur di Desa Komis. Khususnya, terkait perbaikan jalan yang dibiarkan rusak parah sejak puluhan tahun lalu itu. (san/diend)

Berita Terkait

Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman
Petani Garam Sampang Bergantung pada Segelintir Gudang, Pembeli Alternatif Dibutuhkan
Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny
Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka
Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari
Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ditemukan Meninggal di Pantai Camplong Sampang
Petani Garam Sampang Tak Berdaya Tentukan Harga, Tengkulak Jadi Penentu

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!

Berita Terbaru