14 Desa di Sampang Jadi Sasaran PAMSIMAS, Anggaran Rp7 Miliar Disiapkan

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang warga menunjukkan lokasi PAMSIMAS di Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

Salah seorang warga menunjukkan lokasi PAMSIMAS di Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Sebanyak 14 desa di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi sasaran Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) 2026. Program tersebut tersebar di lima kecamatan dengan dukungan anggaran sekitar Rp7 miliar dari APBN.

Program yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya itu mulai dilaksanakan sejak 20 Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada 18 Desember 2026. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 120 hari kerja.

Asisten Pendamping Air Minum (APAM) PAMSIMAS, Akhmad Munirruzaman, menjelaskan pembangunan PAMSIMAS tidak sebatas pembuatan tandon air. Pekerjaan meliputi penyediaan sumber air, pengeboran sumur, pembangunan bak tampungan, pemasangan pipa hingga jaringan distribusi ke rumah warga.

Baca juga :  Petani 70 Tahun di Sokobanah Sampang Tewas Usai Dipukul Pria 80 Tahun

“Program Pamsimas mencakupi mulai dari pengeboran sumber air, pipa, bak tampungan, sampai pemasangan jaringan perpipaan. Untuk kedalaman pengeboran sumur bor bergantung pada survei geolistrik,” jelasnya.

Setiap titik kegiatan mendapat alokasi sekitar Rp500 juta dan ditargetkan mampu melayani sedikitnya 65 Sambungan Rumah (SR). Dengan 14 lokasi, program tersebut diproyeksikan menjangkau minimal 910 sambungan rumah.

Namun, hingga 6 Oktober 2026, pembangunan fisik di sejumlah lokasi masih berada pada tahap awal. Munirruzaman menyebut rata-rata progres pekerjaan berkisar 10 hingga 20 persen.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) di masing-masing desa. Dalam pelaksanaannya, masyarakat dan Pokmas mendapat pendampingan dari Fasilitator Masyarakat (FM), sedangkan administrasi keuangan dibantu Asisten Administrasi Keuangan (AAK).

Baca juga :  Kuatkan Semangat Nasionalisme, Sekdes dan Ketua MPKT Perkasa Kompak Buka Lomba Semarak Kemerdekaan

Satu tenaga AAK bertugas menangani administrasi kegiatan pada tiga desa. Sementara FM mendampingi masyarakat dan Pokmas selama proses pembangunan berlangsung.

Penetapan 14 desa penerima program tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 6942/KPTS/Mn/2026.

Adapun lokasi PAMSIMAS tersebar di lima kecamatan. Di Kecamatan Banyuates terdapat Desa Trapang, Kecamatan Jrengik Desa Taman, dan Kecamatan Ketapang Desa Paopale Laok.

Kecamatan Omben mendapat alokasi terbanyak dengan tujuh desa, yakni Kamondung, Karang Gayam, Kebun Sareh, Madulang, Rapa Daya, Rapalaok, dan Tambak.

Di tengah pelaksanaan program, keberadaan PAMSIMAS tersebut ternyata belum diketahui secara resmi oleh Komisi III DPRD Sampang.

Baca juga :  Konsisten Kawal Persoalan Pupuk, BEM Sampang Kembali Datangi Dewan

Ketua Komisi III DPRD Sampang, Baihaki Munir, mengaku belum mendapat koordinasi terkait masuknya program PAMSIMAS ke sejumlah desa di Kabupaten Sampang.

“Saya kurang tahu kalau Sampang dapat kegiatan Pamsimas, belum ada koordinasi ke kita,” ujar Baihaki kepada Klik Madura.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang, Siti Muatifah, belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang disampaikan terkait pelaksanaan program tersebut. (ali/nda)

Berita Terkait

Kekeringan Mulai Merambah Wilayah Kota Sampang, Warga Jalan Aji Gunung Kesulitan Air Bersih
Ada Jejak Pembayaran Rp17,4 Juta, Disdik Sampang Sebut Pengadaan Seragam Olahraga Dibatalkan
Emil Dardak Ziarah ke Makam R.P. Mohammad Noer di Sampang, Bagian Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim
Beda Kualitas, Beda Harga! Ini Rincian Harga Garam Sampang dari K3 hingga K1
60 Paket PJU Dipadatkan Jadi 8 Tender, Komisi III Sampang Ingatkan Dishub Tak Abaikan Syarat Teknis
UTM Dorong Budidaya Lele Sampang Naik Kelas Lewat Teknologi Bioflok dan Kitosan
Kontrak Segera Berakhir, 3.214 PPPK Paruh Waktu di Sampang Harap-Harap Cemas
Diduga Cabuli Gadis Berusia 13 Tahun, Pria 54 Tahun Asal Kecamatan Kedungdung Terancam Membusuk di Penjara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:40 WIB

14 Desa di Sampang Jadi Sasaran PAMSIMAS, Anggaran Rp7 Miliar Disiapkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Kekeringan Mulai Merambah Wilayah Kota Sampang, Warga Jalan Aji Gunung Kesulitan Air Bersih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Ada Jejak Pembayaran Rp17,4 Juta, Disdik Sampang Sebut Pengadaan Seragam Olahraga Dibatalkan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Emil Dardak Ziarah ke Makam R.P. Mohammad Noer di Sampang, Bagian Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Beda Kualitas, Beda Harga! Ini Rincian Harga Garam Sampang dari K3 hingga K1

Berita Terbaru