Gelar Safari Jumat, Bupati Pamekasan Janji Dirikan Rumah Jompo, Ketua DPRD Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyapa masyarakat saat Safari Jumat di Masjid Al-Kautsar, Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. (KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman menyapa masyarakat saat Safari Jumat di Masjid Al-Kautsar, Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Safari Jumat Pemerintah Kabupaten Pamekasan digelar di Masjid Al Kautsar, di Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Jumat (26/9/2025).

Kegiatan tersebut itu dihadiri langsung Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, Ketua DPRD Ali Masykur, jajaran forkopimda serta sejumlah pimpinan OPD.

Bupati Kholilurrahman menyampaikan, Safari Jumat rutin digelar setiap bulan. Kegiatan tersebut sebagai wadah silaturahmi pemerintah dengan masyarakat.

“Kegiatan Safari Jumat ini kita laksanakan setiap bulan untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, mantan anggota DPR RI itu menyinggung terkait efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, program pembangunan tetap berjalan secara optimal.

Baca juga :  Polres Pamekasan Tangkap 98 Tersangka Narkoba Selama 2023, Tak Satupun Berperan sebagai Bandar

“Pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur harus terus berjalan meski tertatih-tatih. Pemerintah daerah akan menggali sumber dana lain agar tidak terlalu ketergantungan pada pusat,” tegasnya.

Bupati KH. Kholilurrahman juga berkomitmen akan mendirikan rumah jompo. Tujuannya, untuk merawat dan membiayai warga lanjut usia.

“Pemerintah akan membiayai penuh rumah jompo ini. Kami ingin masyarakat jompo mendapat perhatian dan uluran tangan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur menyampaikan apresiasi terhadap pemerintahan yang dipimpin KH. Kholilurrahman. Sebab, pemerintah berhasil capaian penurunan angka kemiskinan.

Baca juga :  SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

“Alhamdulillah, angka kemiskinan turun dari 13,41 persen menjadi 12,77 persen. Ini capaian luar biasa dan perlu didukung penuh oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ali juga mengingatkan pentingnya kesadaran membayar pajak. Sebab, pajak tersebut mendorong peningkatan pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

“Pajak ini untuk mendorong pembangunan Pamekasan. Mulai dari STNK, PBB, koperasi, korporasi hingga pajak rokok. Kami tidak akan menaikkan tarif pajak, tapi meminta masyarakat taat membayar,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru