Capaian Imunisasi Campak di Pamekasan Masih Rendah, Dinkes Akui Banyak Kendala

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Puskesmas Bulangan Haji, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Suasana Puskesmas Bulangan Haji, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus campak di Kabupaten Pamekasan masih belum terkendali. Program imunisasi serentak terus digencarkan, namun capaian di lapangan masih rendah.

Dari total 17 puskesmas, hanya tujuh yang berhasil mencapai lebih dari 60 persen. Sisanya masih tertahan di angka 53,9 persen, bahkan Puskesmas Pegantenan baru menyentuh 36,5 persen.

Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Saifudin, mengakui capaian tersebut terhambat oleh berbagai faktor.

Mulai dari jadwal yang belum tertata hingga penolakan orang tua karena kurangnya pemahaman soal imunisasi.

“Memang ada beberapa kendala. Banyak orang tua yang belum memberi persetujuan karena khawatir efek samping dan terpengaruh opini luar,” jelas Saifudin.

Baca juga :  Ingin Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Akhmad Ma'ruf Bakal Bangun Perusahaan Berskala Internasional di Madura

Dinkes terus melakukan upaya edukasi, salah satunya dengan melibatkan langsung orang tua di Puskesmas Larangan Badung. Mereka diberi penjelasan tentang manfaat imunisasi dan keamanannya.

“Kami selalu sampaikan bahwa imunisasi ini halal, tidak berbahaya, dan justru melindungi anak-anak kita. Media juga diharapkan ikut membantu menyebarkan informasi ini,” tegas Saifudin yang juga menjabat Ketua MKEK IDI Cabang Pamekasan. (enk/nda)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB