Pemkab Pamekasan Ajukan Rp 2 Miliar untuk Normalisasi Sungai Jombang

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah alat berat berada di Sungai Jombang tepatnya di Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota Pamekasan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Sejumlah alat berat berada di Sungai Jombang tepatnya di Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota Pamekasan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus berupaya meminimalisir banjir di wilayah kota, khususnya kawasan sekitar perkantoran.

Tahun ini, Pemkab mengajukan anggaran sebesar Rp 2 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk kegiatan normalisasi Sungai Jombang.

Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Amin Jabir, mengatakan dana tersebut diajukan untuk mendukung operasional kegiatan normalisasi yang bertujuan mengurangi risiko banjir. Namun, hingga kini pengajuan itu belum mendapat kejelasan dari Pemprov Jatim.

“Sampai sekarang memang tidak ada kejelasan,” ungkapnya

Meski begitu, Amin menilai Pemprov Jatim kemungkinan akan membantu dengan menghadirkan peralatan langsung sebagai bentuk tanggung jawab penanganan banjir.

Baca juga :  SDI Al-Munawwarah Tanamkan Nilai Mitigasi dan Karakter Melalui Kegiatan MPLS Ramah

Mantan Kepala BPBD Pamekasan itu menambahkan, pengajuan dana tidak hanya Rp 2 miliar. Pihaknya juga mendorong agar sungai-sungai lain di wilayah Pamekasan mendapat intervensi.

“Iya, kita memang tidak hanya Rp 2 miliar itu. Karena banjir ini menjadi atensi juga bagi kami, sebab hampir setiap tahun terjadi,” jelasnya.

Saat ini, progres normalisasi Sungai Jombang hampir rampung. Namun, jika dipersentasekan, penanganan sungai di wilayah Kota Pamekasan baru terealisasi sekitar dua persen.

“Iya tentu kami akan terus berusaha, karena tujuan utama kami adalah meminimalisir terjadinya banjir,” pungkasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi

Berita Terkait

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 08:26 WIB

Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Berita Terbaru