Dipicu Dendam Lama, Mad Hasan Bacok Tetangga Pakai Celurit

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mosleh, korban pembacokan saat menjalani perawatan intensif di RSUD Smart Pamekasan. (ISTIMEWA)

Mosleh, korban pembacokan saat menjalani perawatan intensif di RSUD Smart Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Mosleh (62), warga Desa Seddur, Kecamatan Pakong, menjadi korban pembacokan oleh Mad Hasan, warga satu desa. Akibatnya, korban mengalami luka robek sepanjang 20 cm di bahu bagian kanan, Rabu (27/8/2025).

Polisi yang mendapat laporan adanya pembacokan tersebut langsung bergerak cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Mad Hasan selaku terduga pelaku langsung ditangkap.

Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Jupriyadi membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Pamekasan.

“Setelah mendapatkan informasi, Unit Reskrim Polres Pamekasan langsung bergerak mengamankan pelaku. Pelaku diamankan sekitar pukul 08.30 WIB,” katanya.

Baca juga :  Jamsostek Nelayan Pamekasan Hanya Berlaku Enam Bulan, Dinas Perikanan Usulkan Pakai DBHCHT

AKP Jupriyadi belum belum memastikan motif dari dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan dengan senjata tajam dengan jenis celurit tersebut.

“Untuk sementara kita masih belum mengetahui motif dari dugaan penganiayaan tersebut, nanti kita akan sampaikan perkembangannya,” ujarnya.

Salah seorang warga berinisial RY menuturkan bahwa peristiwa itu dipicu oleh permasalahan lama yang kembali mencuat. Menurutnya, saat kejadian korban sempat melontarkan ucapan yang memancing emosi pelaku.

“Awalnya korban ngomel kepada pelaku dan nantang, kebetulan pelaku membawa celurit untuk ngarit rumput. Sebenarnya masalah sepele, hanya masalah kayu, tapi karena korban masih ngomel ketika pelaku hendak pergi, akhirnya terjadi pembacokan,” tuturnya.

Baca juga :  Polres Pamekasan Tangkap 98 Tersangka Narkoba Selama 2023, Tak Satupun Berperan sebagai Bandar

RY juga menyebut, korban Mosleh memang dikenal sering berselisih dengan warga sekitar. Termasuk dengan Hasan.

“Mosleh ini sering berulah, pernah bertengkar dengan Mad Nor, pernah juga sama Pak Sri, dan sekarang dengan Mad Hasan,” ucapnya.

Sementara itu, Kasie Rawat Jalan dan IGD RSUD Smart Pamekasan, Dr. Shelli Eldita mengatakan, pasien tersebut mengalami luka robek dengan panjang kurang lebih 20 cm dan lebar 5 cm.

Luka tersebut sangat dalam hingga mencapai tulang. Beruntung, kondisi pasien membaik setelah dilakukan penanganan awal.

“Pasien dirawat di Ruang Bedah II RSUD Smart Pamekasan untuk mendapatkan perawatan lanjutan dan pemantauan kondisi kesehatan yang lebih intensif,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Perempuan Paro Baya di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur Sedalam 20 Meter

Berita Terkait

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup
PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab
Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi
Harga Tembakau Turun, DPRD Pamekasan Ingatkan Pengusaha Soal BPP
Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat
KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class
Dua Ahli Waris Lahan TK ABA IV Pamekasan Penuhi Panggilan Polres, Sampaikan Kesaksian Dumas ke Polda Jatim
AJP Salurkan Air Bersih di 11 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:39 WIB

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup

Selasa, 8 September 2026 - 10:36 WIB

PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab

Senin, 7 September 2026 - 11:11 WIB

Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 01:08 WIB

Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat

Minggu, 6 September 2026 - 13:56 WIB

KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class

Berita Terbaru