Perolehan Suara Paling Buncit, Benarkah Mesin Parpol Pengusung Fattah-Mujahid Tak Jalan?

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Pamekasan RB. Fattah Jasin – RP. Mujahid Ansori harus menelan pil pahit.

Paslon yang sebelum pencoblosan elektabilitasnya selalu tinggi itu harus menerima kenyataan bahwa perolehan suaranya paling buncit dibanding dua paslon lainnya.

Hasil hitung cepat, paslon nomor urut 1 itu hanya memeroleh sekitar 3 persen suara. Padahal, partai politik (parpol) yang mengusung hampir menguasai DPRD Pamekasan dengan total 22 kursi.

Fattah Mujahid diusung PKB dengan perolehan 7 kursi dewan. Kemudian, PBB 6 kursi, PKS 4 kursi, Golkar 3 kursi dan Gerindra 2 kursi dewan.

Fattah-Mujahid juga diusung sejumlah parpol nonparlemen. Yakni, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Ummat, PSI, Partai Garuda dan Partai Buruh.

Baca juga :  Daftar Caleg DPRD Jatim Pendatang Baru Dapil Madura Ungguli Petahana Versi Real Count KPU

“Jika melihat jumlah kursi dewan yang dimiliki parpol pengusung Fattah-Mujahid, seharusnya menang di atas 50 persen,” kata Pengamat Politik Fathorrahman.

Namun, fakta di lapangan, perolehan suara Fattah-Mujahid justru paling buncit. Patut diduga, mesin parpol pengusung pasangan berdarah biru itu tidak jalan.

“Kalau melihat jejak digital selama ini, hanya beberapa parpol yang sering turun untuk kepentingan pemenangan Fattah-Mujahid,” katanya.

Fathorrahman menyampaikan, “tsunami” politik yang menimpa Fattah-Mujahid membuktikan bahwa rekomendasi partai tidak selalu sejalan dengan gerak mesin partai di lapangan.

“Rekomendasi parpol hanya syarat bagi kandidat untuk mendaftar ke KPU. Banyaknya rekomendasi tidak menjadi jaminan bisa memenangkan Pilkada, ini terjadi bukan hanya di Pamekasan tapi di beberapa daerah lain,” katanya.

Baca juga :  PC Muslimat NU Pamekasan Gelar Penampilan Massal Tunas NU, Meriahkan HSN dan Sumpah Pemuda

Ketua Tim Pemenangan Fattah-Mujahid, KH. Bahrullah mengakui perolehan suara jagoannya paling buncit dibanding dua paslon lain. Suara yang didulang hanya sekitar 3 persen.

Dia menilai, mesin parpol pendukung bukan tidak jalan. Tetapi, kondisi Pilkada 2024 paling pragmatis dibanding kontestasi pemilihan kepala daerah sebelum-sebelumnya.

Sementara, Paslon Tauhid ingin memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dengan tidak melakukan politik uang.

“Kalau pun ada biaya politik yang harus dikeluarkan, parpol tidak akan maksimal karena baru saja mengikuti Pileg yang juga membutuhkan biaya,” katanya.

Baca juga :  Sekar Perhutani Madura Ajak Klik Madura Bersinergi Jaga Kelestarian Hutan

Ra Bahrullah berterima kasih kepada 3 persen masyarakat Pamekasan yang mendukung Fattah-Mujahid meski tanpa iming-iming uang maupun sembako.

Untuk diketahui, Pilkada Pamekasan 2024 diikuti tiga paslon. Yakni, Paslon Fattah-Mujahid dengan perolehan 3 persen.

Kemudian, KH. Kholilurrahman-Sukriyanto (Kharisma) 50,9 persen dan KH. Muhammad Baqir Aminatullah-Taufadi (Berbakti) dengan perolehan 46,1 persen.

Perolehan suara tersebut versi hitung cepat. Hasil yang sebenarnya menunggu penghitungan manual yang dilakukan secara berjenjang oleh KPU Pamekasan. (pen)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap
Usaha Kuliner Menjamur, Dinkes Pamekasan Dorong Pengusaha Kantongi SLHS
Hidupkan Ruh Perjuangan M. Tabrani, DKP, AJP, dan KNPI Pamekasan Satukan Pemuda dan Budayawan di Arek Lancor
Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?
Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua
Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Usaha Kuliner Menjamur, Dinkes Pamekasan Dorong Pengusaha Kantongi SLHS

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:17 WIB