Hadiri Satu Dekade Paguyuban Seni Kopi Lembah Arosbaya, Bunda Zaenab Berbaur dengan Masyarakat  

- Jurnalis

Minggu, 7 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN || KLIKMADURA – Tokoh perempuan inisiator pembangunan Jawa Timur Zaenab Zuraidah terus terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial.

Terbaru, Bunda Zaenab hadir dalam kegiatan bagi-bagi takjil yang digelar Paguyuban Seni Kopi Lembah Arosbaya, Minggu (7/4/2024).

Ketua Paguyuban Seni Kopi Lembah Arosbaya Muzammil mengatakan, memasuki akhir bulan Ramadan, pihaknya menggelar bagi-bagi takjil dan buka bersama.

Kegiatan tersebut bertajuk Satu Dekade Kopi Lembah. Paguyuban tersebut sudah 10 tahun terakhir berkarya.

“Acara ini dilaksanakan di simpang tiga Koramil Arobaya, dimulai pukul 15.00 sampai menjelang beduk buka berbunyi,” katanya.

Baca juga :  UTM Borong Penghargaan, Platinum Award UB Halal Metric 2026 Tegaskan Kampus Halal Berkelas Nasional
Bunda Zaenab Zuraidah bagi-bagi takjil kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihibur musik band anak-anak muda Arosbaya dan sanggar seni di Bangkalan. Di antaranya, WOP, For Refund, Slayer Rasta, Komunitas Masyarakat Lumpur, Kopi Lembah Entertainment.

“Selain merupakan program tahunan Kopi Lembah, juga merupakan momentum mempererat silaturahmi sesama pegiat seni Bangkalan yang ingin terus bersinergi satu sama lain,” terangnya.

Muzammil berharap, Paguyuban Kopi Lembah tetap eksis berkarya, terus berinovasi, dan berkembang menciptakan generasi baru yang mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada Bunda Zaenab Zuraida Latif sudah berkenan hadir memeriahkan suasana sore Arosbaya, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dan masyarakat Arosbaya yang selalu mendukung semua kegiatan Kopi Lembah,” katanya.

Baca juga :  PDI Perjuangan Ingin Pilkada Bangkalan Diikuti Calon Tunggal

Dalam sambutannya, Bunda Zaenab langsung mengeluarkan pantun. Isinya seperti ini:

Sekedar gundah karna cinta atau kerja

Janganlah sedih dan menderita

Datanglah kepaguyupan seni kopi lembah

Disinilah tempat nyaman dan bahagia

Otabe neng bhesa epon,

 

Moljeh Paguyupan Seni Kopi Lembah

Neng ka’dissah kenenggah lopah sosshah

Tor deddih roma ,Mejembereeh ateeh deddih nah aromangsah bungah. (*/diend)

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Gencarkan Edukasi Keimigrasian di Bangkalan, Warga Antusias Cari Informasi Paspor dan TPPO
UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri dan Bantuan Hidup Dasar, Bekali Mahasiswa Hadapi Situasi Darurat
Madura Akhirnya Punya Fakultas Kedokteran, UTM Kantongi Izin Resmi dari Pemerintah
AI Disebut Tak Akan Gantikan Desainer Grafis, Dosen UTM: Manusia Tetap Penentu Ide dan Emosi
Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital
Judi Online dan Narkoba Mulai Masuk Desa, PSBH FKIS UTM Turun Gunung
Dinas Perpustakaan Bangkalan Hadirkan Penulis Muda, Semangati Pelajar MTsN Bangkalan Gemar Literasi
PMR MTsN Bangkalan Borong Prestasi di Ajang WJP XXXI Jatim 2026

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:48 WIB

Imigrasi Pamekasan Gencarkan Edukasi Keimigrasian di Bangkalan, Warga Antusias Cari Informasi Paspor dan TPPO

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:02 WIB

UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri dan Bantuan Hidup Dasar, Bekali Mahasiswa Hadapi Situasi Darurat

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:47 WIB

Madura Akhirnya Punya Fakultas Kedokteran, UTM Kantongi Izin Resmi dari Pemerintah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:54 WIB

AI Disebut Tak Akan Gantikan Desainer Grafis, Dosen UTM: Manusia Tetap Penentu Ide dan Emosi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:49 WIB

Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital

Berita Terbaru