Tinjau Lokasi Bencana Alam, Pj Bupati Pamekasan Bantu Makanan Pokok dan Terpal

- Jurnalis

Selasa, 13 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bencana alam berupa hujan deras dan angin kencang yang menerjang dua desa di Kecamatan Kadur, Pamekasan menyebabkan puluhan bangunan roboh.

Pj Bupati Pamekasan Masrukin bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun mengecek langsung kondisi rumah-rumah yang roboh akibat bencana alam tersebut, Selasa (13/2/2024).

Masrukin menyampaikan, kedatangannya ke lokasi bencana merupakan aktivitas rutin saat terjadi bencana. Pemerintah melakukan pendataan korban dan melakukan asesmen.

Untuk sementara, pemerintah membawa bantuan kedaruratan untuk meringankan beban korban bencana alam tersebut.

Baca juga :  Rantai Bianglala Pasar Malam Sedangdang Putus, Warga Pertanyakan Keamanan

Bantuan kedaruratan yang dimaksud berupa bahan makanan pokok dan terpal sebagai alas bagi masyarakat. “Untuk langkah awal, kami salurkan bantuan kedaruratan,” katanya.

Selanjutnya, pemerintah akan melakukan asesmen untuk menentukan langkah lebih lanjut. Kemungkinan, bantuan kepada korban akan ditindaklanjuti oleh BPBD dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).

“Kemungkinan nanti diberi bantuan RTLH (rumah tidak layak huni). Tapi, ini butuh proses administrasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur Achmad Fauzi mengatakan, berdasarkan pendataan terbaru, hujan deras dan angin kencang itu menerjang 36 bangunan milik warga.

Baca juga :  Polres Pamekasan Tangkap 4 Warga Saat Pesta Sabu di Tamberu

Namun, yang terparah ada tiga bangunan. Pemerintah desa sudah melakukan langkah-langkah untuk membantu korban. “Rata-rata kerusakannya di bagian atap, makanya kami datangkan asbes,” katanya.

Mantan Ketua AJP itu menyampaikan, dia akan berkoordinasi dengan Pemkab Pamekasan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya. Harapannya, ada bantuan bagi korban agar kembali memiliki tempat tinggal yang layak. (diend)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait
Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring
Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026
Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang
Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel
Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD
Pantai Jumiang Dikelola Tanpa Dana APBD, Bupati Pamekasan Uji Komitmen Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:01 WIB

Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:57 WIB

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel

Berita Terbaru