ESDM Jatim Pastikan Semburan Air di Kadur, Pamekasan Tak Mengandung Gas Beracun

Avatar

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GENERASI PENERUS BANGSA: Sejumlah siswa SDN Barkot I Pamekasan berada di depan sekolah sebelum masuk jam pelajaran. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

GENERASI PENERUS BANGSA: Sejumlah siswa SDN Barkot I Pamekasan berada di depan sekolah sebelum masuk jam pelajaran. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Semburan air sumur bor di Dusun Kadur Barat, Desa / Kecamatan Kadur mendapat perhatian dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Tim dari dinas tersebut turun langsung mengecek kandungan gas di sumur itu, Senin (22/1/2024). Hasilnya, dipastikan tidak ada kandungan gas beracun pada sumur tersebut.

Kabid Air dan Tanah Dinas ESDM Jatim Ariful Bhuana menyampaikan, kedatangannya ke Pamekasan untuk mengecek dan mengambil sampel air. Kemudian, tim juga mengambil sampel uap gas pada sumur bor tersebut.

Baca juga :  Terkait Video Viral Bagi-bagi Uang, Bawaslu Pamekasan Bakal Panggil Gus Miftah?

Dinas ESDM Jatim tidak sendirian. Mereka bersama perwakilan dari SKK Migas, Pertamina, dan Medco Energy untuk melakukan pengambilan data. Tujuannya, untuk mengetahui lebih detail dugaan adanya kandungan gas beracun di lokasi sumur bor itu.

“Kedatangan kami untuk melihat apakah ada gas beracunnya atau tidak, karena yang untuk saat ini keamanan masyarakat sekitar,” terangnya.

Ariful melanjutkan, hasil uji yang dilakukan itu tidak bisa diketahui dalam waktu dekat. Pasalnya, harus menggunakan alat bantu untuk bisa mendeteksi.

“Semoga dalam waktu seminggu hasilnya sudah diketahui. Untuk kelanjutan material yang ada di dalam sumur, kami membaca secara detail dan bersama-sama instansi terkait, tim teknis nanti yang bisa membaca itu,” Katanya

Baca juga :  Ditangkap Lantaran Diduga Peras Kades, Oknum Wartawan di Pamekasan Terancam Kurungan 9 Tahun

Ariful memastikan, hasil analisa sementara  pengambilan sampel tidak ada kandungan gas beracun di area sumur bor tersebut. “Alhamdulillah untuk hasil sementara masyarakat aman menghirup udara,” Ucapnya

Pj Bupati Pamekasan Masrukin bersyukur atas kedatangan Dinas ESDM Jatim. Sebab, kedatangan mereka untuk mengecek sebagai bentuk rasa aman bagi masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, kandungan gas beracunnya bagi masyarakat nol sehingga aman. Untuk selanjutnya kami menunggu hasil analisa di laboratorium terpadu Dinas ESDM Jatim,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Dokter Spesialis Anak RSUD SMART Pamekasan Ungkap Rahasia Imun Anak Kuat dan Tak Mudah Terserang Penyakit
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Dua Sekolah Kecamatan Pademawu, Satgas MBG Diminta Turun Tangan
Besok, Bupati Pamekasan Bakal Lantik Taufikurrachman Jadi Sekda Definitif
Front One & Azana Style Hotel Madura Gelar Bukber Mitra Kerja, Pererat Silaturahmi dan Kenalkan Promo Ramadhan
Ingin Hasil Maksimal, DPRD Pamekasan Bahas Empat Raperda Melalui Pansus
Sedot Anggaran Rp470 Miliar, Pembangunan RSD Mohammad Noer Ditargetkan Rampung Tahun Ini
UIN Madura Sabet Peringkat Pertama CMS Terbaik, Rektor: Modal Kuat Menuju Kampus Mandiri
Revitalisasi Empat Sentra PKL, Diskop UKM dan Naker Pamekasan Siapkan Konsep Ikonik

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:35 WIB

Dokter Spesialis Anak RSUD SMART Pamekasan Ungkap Rahasia Imun Anak Kuat dan Tak Mudah Terserang Penyakit

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:32 WIB

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Dua Sekolah Kecamatan Pademawu, Satgas MBG Diminta Turun Tangan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:23 WIB

Besok, Bupati Pamekasan Bakal Lantik Taufikurrachman Jadi Sekda Definitif

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:11 WIB

Front One & Azana Style Hotel Madura Gelar Bukber Mitra Kerja, Pererat Silaturahmi dan Kenalkan Promo Ramadhan

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:03 WIB

Sedot Anggaran Rp470 Miliar, Pembangunan RSD Mohammad Noer Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Berita Terbaru

Opini

Ramadhan: Dari Ritual Menuju Transformasi Otentik

Kamis, 26 Feb 2026 - 03:56 WIB