Ketua DPC Gerindra Pamekasan Ajak Masyarakat Madura Tagih “Hutang” Prabowo

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 21 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Presiden terpilih Prabowo Subianto berhutang budi terhadap masyarakat Madura. Sebab, dua kali mencalonkan diri sebagai presiden, dia selalu menang di Madura.

Tak ayal, purnawirawan jenderal bintang empat itu sendiri yang kerap menyampaikan bahwa dirinya merasa punya hutang terhadap masyarakat Pulau Garam.

Ketua DPC Gerindra Pamekasan Taufiqurrahman mengatakan, di setiap pertemuan bersama para kader, Ketum Gerindra Prabowo Subianto selalu menyampaikan bahwa punya hutang kepada masyarakat Madura.

Hutang yang dimaksud berkaitan dengan antusiasme masyarakat dalam mendukung Prabowo menjadi pemimpin di Indonesia.

Baca juga :  Jika Pasangan AMIN Menang, Pengamat Menilai Mas Tamam Berpeluang Jadi Menteri

“Saya sebagai komandan (Gerindra) di Pamekasan, siap mendorong bilamana masyarakat Madura menagih “hutang” kepada Bapak Prabowo,” katanya saat hadir dalam kegiatan Musyawarah Tokoh Madura di Azana Style, Pamekasan, Jumat (19/7/2024).

Haji Taufiq menyampaikan, jasa masyarakat Madura yang dianggap hutang oleh Prabowo harus dibayar dengan mewujudkan cita-cita menjadikan Madura sebagai provinsi.

“Hutang itu anggap lunas jika Bapak Prabowo mewujudkan Madura menjadi provinsi,” kata mantan anggota DPRD Pamekasan itu.

Untuk diketahui, musyawarah masyarakat Madura itu digelar oleh Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP). Tema yang diangkat yakni, Menyongsong Madura Provinsi.

Baca juga :  Ribuan Muslimah Madura Doakan Keselamatan dan Kemerdekaan Palestina

Sejumlah tokoh nasional asal Madura hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, anggota DPR RI Slamet Ariyadi dan anggota DPD RI Achmad Nawardi.

Kemudian, Wakil Bupati Sumenep Ny. Hj. Dewi Khalifah, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto dan Pj Sekkab Pamekasan Achmad Faisol.

Sejumlah tamu undangan penting lainnya juga berbaur dalam kegiatan tersebut. Mulai dari tokoh masyarakat, kepala dinas hingga aparat penegak hukum. (pen)

Berita Terkait

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 08:26 WIB

Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Berita Terbaru