Bak Sidang Doktor, Semhas Tesis Pemred Klik Madura Dihadiri Guru Besar, Anggota DPR RI hingga Mantan Dubes RI

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemred Klik Madura Prengki Wirananda (pakai almamater) saat memaparkan hasil penelitiannya di Gedung PSDA Universitas Trunojoyo Madura.

Pemred Klik Madura Prengki Wirananda (pakai almamater) saat memaparkan hasil penelitiannya di Gedung PSDA Universitas Trunojoyo Madura.

BANGKALAN || KLIKMADURA – Tinggal selangkah lagi, Pemimpin Redaksi (Pemred) Klik Madura Prengki Wirananda akan menyandang gelar akademik magister Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA).

Dia menempuh pendidikan strata dua (S-2) di Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Pada tesis yang disusun, Prengki Wirananda meneliti tentang masalah-masalah agensi yang terjadi pada nelayan Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Seminar hasil (semhas) penelitian yang menggunakan pendekatan beberapa teori itu digelar di Aula PSDA, Fakultas Pertanian, UTM, Rabu (14/11/2024).

Ada yang menarik pada kegiatan semhas tersebut. Peserta yang hadir bukan hanya dari kalangan dosen dan mahasiswa. Tetapi, ada dari eksternal kampus.

Baca juga :  Prodi PSDA UTM Gelar Diseminasi Hasil Penelitian di UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap 

Bak sidang terbuka doktor, semhas tesis yang disusun Prengki Wirananda dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra R. Imron Amin dan Guru Besar Fakultas Ekonomi sekaligus mantan Rektor UTM Prof. Dr. EC. Muhammad Syarif.

Kemudian, yang tak kalah mengejutkan, semhas tesis tersebut juga dihadiri Prof. Dr. Abdul Wahid Maktub. Dia merupakan mantan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Qatar.

Prof. Abdul Wahid Maktub juga pernah dipercaya menjadi asisten pribadi Presiden ke-3 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Di mana, pada kepemimpinan Gus Dur, tepatnya pada tahun 2001, Universitas Bangkalan (Unibang) berubah status menjadi perguruan tinggi negeri dengan nama Universitas Trunojoyo (Unijoyo) yang saat sekarang menjadi UTM.

Baca juga :  Aba Syafi, Anggota DPR RI Fraksi PKB Apresisasi Festival Banjari Madura Open

Sejumlah dosen di lingkungan Fakultas Pertanian, UTM juga hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Koordinator Prodi PSDA Dr. Apri Arisandi, SPi. M.Si, Dr. Ir. Slamet Subari, M.Si, Dr. Teti Sugiarti, S.P., M.Si dan Dr. Akhmad Farid,. SPi,. MT.

Prof. Abdul Wahid Maktub mengapresiasi penelitian tentang nelayan yang dilakukan Prengki Wirananda. Melalui penelitian tersebut, persoalan-persoalan yang ditemukan di lapangan bisa dipecahkan.

Pria yang akrab disapa AWM itu menyampaikan, penelitian sudah seharusnya bukan hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan peneliti. Tetapi, benar-benar memberikan solusi terhadap persoalan yang terjadi.

“Sukses terus untuk UTM, sukses juga untuk Mas Prengki atas penelitiannya, semoga bermanfaat dan menjadi solusi pada persoalan yang terjadi,” katanya.

Baca juga :  Bukan Rebutan Lahan, Ternyata Ini Pemicu Perkelahian Massal yang Merenggut 4 Nyawa di Bangkalan

Prof. Dr. Muhammad Syarif juga menyampaikan apresiasi. Penelitian yang dilakukan akademisi UTM diharapkan mampu mendorong kemajuan Madura.

“Seperti yang disampaikan Kiyai Abdul Wahid Maktub, penelitian harus memberikan solusi terhadap persoalan yang terjadi di lapangan,” katanya.

Koordinator Prodi PSDA UTM, Dr. Apri Arisandi, SPi,. M.Si berterima kasih kepada seluruh tokoh yang hadir pada semhas tesis tersebut. Kehadiran para tokoh itu memberikan motivasi bagi PSDA untuk terus maju dan berkembang.

“Terima kasih kepada para tokoh atas dukungannya terhadap perkembangan dan kemajuan PSDA,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs
Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan
Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang
UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan
Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan
Hari Kesaktian Pancasila, PLN Validasi Inovasi OMP untuk Percepat Penanganan Padam di Bangkalan
Imigrasi Pamekasan Edukasi Mahasiswa Asing UTM, Tekankan Larangan Bekerja dengan Izin Tinggal Pendidikan
Perkuat Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor, Kantor Imigrasi Pamekasan Gelar Rapat Bersama Timpora Bangkalan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:32 WIB

UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:30 WIB

Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:56 WIB

UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan

Berita Terbaru