PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hari Pelanggan Nasional 2026 dimaknai PLN UP3 Madura dengan cara berbeda. Tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, kepedulian juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan untuk membantu balita penderita gizi buruk di Kabupaten Pamekasan.
Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN UP3 Madura menyalurkan bantuan kepada Adam Sukriya, balita berusia tiga tahun yang sedang menjalani perawatan akibat gizi buruk, Kamis (10/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Assistant Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Madura, Nur Rella Catur Trisno Wahyudi, bersama pengurus YBM PLN UP3 Madura Atmonadi dan Muchammad Romadhoni. Mereka mendatangi kediaman Adam dan keluarganya di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.
Adam harus menjalani kontrol kesehatan secara rutin di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya setiap dua minggu sekali. Selain biaya perjalanan, kebutuhan susu formula khusus untuk menunjang pemulihan dan tumbuh kembangnya juga menjadi beban tersendiri bagi keluarga.
Kondisi keluarga Adam semakin berat setelah sang ayah meninggal dunia sekitar dua tahun lalu ketika bekerja sebagai juru parkir. Sementara sang ibu, Umroti, yang sebelumnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, kini terpaksa berhenti bekerja demi merawat dan mendampingi putranya menjalani pengobatan.
Melihat kondisi tersebut, YBM PLN UP3 Madura memberikan bantuan dana operasional untuk membantu memenuhi kebutuhan transportasi kontrol ke Surabaya sekaligus pengadaan susu medis bagi Adam.
Assistant Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Madura, Nur Rella Catur Trisno Wahyudi, mengatakan peringatan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum untuk memperluas makna pelayanan. Menurutnya, kehadiran PLN tidak hanya berkaitan dengan penyediaan listrik, tetapi juga bagaimana keberadaan perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi kami bahwa keberadaan PLN harus membawa manfaat dan keberkahan bagi lingkungan sekitar. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah insan pegawai PLN yang dikelola YBM, kami berikhtiar hadir mendampingi Dik Adam dan Ibu Umroti,” ujarnya.
Dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga Adam, khususnya untuk kebutuhan perjalanan menjalani pengobatan dan pemenuhan susu medis.
“Semoga bantuan ini dapat memperlancar proses pengobatan ke Surabaya dan mempercepat pemulihan kesehatan Dik Adam. Kami juga berharap bantuan ini menjadi bentuk kepedulian yang bisa memberikan semangat bagi keluarga untuk terus mendampingi proses pemulihan Adam,” imbuhnya.
Sementara itu, Umroti tidak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima bantuan tersebut. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat biaya perjalanan ke Surabaya dan kebutuhan susu khusus Adam menjadi tantangan yang harus dihadapinya setiap kali menjalani pengobatan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak dari PLN dan YBM. Sejak suami meninggal dan saya tidak bisa bekerja lagi karena menjaga Adam, biaya kontrol ke Surabaya dan beli susunya terasa sangat berat,” ungkap Umroti.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan pengobatan putranya.
“Bantuan ini sungguh amat berarti bagi kami. Semoga kebaikan seluruh pegawai PLN dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Melalui YBM, PLN UP3 Madura berkomitmen untuk terus menghadirkan program kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas, sekaligus memperkuat kepedulian insan PLN terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Momentum Hari Pelanggan Nasional pun tidak berhenti pada hubungan antara PLN dan pelanggan. Di tengah kehidupan masyarakat, kepedulian sederhana dapat menjadi energi besar bagi mereka yang sedang berjuang, termasuk bagi seorang ibu yang terus mendampingi buah hatinya melewati masa sulit. (nda)














