Sudah Diaudit BPK dan Ada Pengembalian Uang, Kerusakan Puskesmas Karang Penang Kembali Dipersoalkan

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga berada di ruang administrasi Puskesmas Karang Penang, Sampang. (ALI MUCHTAR / KLIKMADURA)

Sejumlah warga berada di ruang administrasi Puskesmas Karang Penang, Sampang. (ALI MUCHTAR / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Persoalan pembangunan Puskesmas Karang Penang, Kabupaten Sampang, kembali mencuat. Meski sebelumnya telah diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan terdapat pengembalian uang sebesar Rp5,5 juta, sejumlah kerusakan pada bangunan tersebut masih menjadi sorotan.

Ketua Forum Aktivis Madura (FAM) Wilayah Kabupaten Sampang Samsul Arifin menilai persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan adanya pemeriksaan dan pengembalian uang. Menurut dia, kondisi fisik bangunan perlu kembali diperiksa untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan volume yang telah ditetapkan.

“Kami menduga auditnya tidak maksimal. Buktinya, meski sudah dilakukan audit, kerusakannya terus-menerus bermunculan,” kata Samsul, Jumat (28/8/2026).

Samsul meminta pemeriksaan terhadap proyek tersebut tidak hanya berfokus pada nominal uang yang dikembalikan. Aspek teknis pekerjaan, kualitas bangunan, hingga penyebab munculnya kerusakan juga dinilai perlu ditelusuri.

Baca juga :  Duduki Jabatan Kapolres Sampang, AKBP Hartono Disambut Pedang Pora

Dia juga mempertanyakan pengembalian Rp5,5 juta apabila dibandingkan dengan kondisi bangunan yang kembali mengalami kerusakan. Menurutnya, perlu ada pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah terdapat pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.

“Ini perlu dilakukan audit kembali. Jika nanti ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi, BPK harus meminta pihak yang bertanggung jawab diberikan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Desakan pemeriksaan juga ditujukan kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang. Samsul meminta lembaga pengawasan internal pemerintah daerah tersebut melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baik terhadap aspek teknis maupun administrasi pembangunan Puskesmas Karang Penang.

Baca juga :  Terlindas Truk Tronton, Pelajar di Sampang Tewas Mengenaskan

“Kami mendesak Inspektorat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan terbuka. Kalau pengembalian hanya Rp5,5 juta, namun kerusakan terus bermunculan, ini perlu dipertanyakan,” tegasnya.

Dia berharap hasil pemeriksaan nantinya tidak sekadar menjadi catatan administratif. Apabila ditemukan persoalan dalam pekerjaan fisik maupun penggunaan anggaran, Samsul meminta seluruhnya ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai persoalan selesai hanya karena sudah ada pengembalian, sementara kualitas bangunan masih menjadi persoalan,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang Ari Wibowo Sulistyo belum memastikan apakah pihaknya akan melakukan pemeriksaan ulang terhadap pembangunan Puskesmas Karang Penang.

Ari menjelaskan, objek pembangunan tersebut sebelumnya telah diperiksa oleh lembaga pengawasan lain. Karena itu, terdapat mekanisme yang harus diperhatikan sebelum Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap objek yang sama.

Baca juga :  Srikandi dan PIKK PLN UP3 Madura Berbagi Ratusan Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

“Mungkin teman-teman bisa diagendakan beraudiensi dengan kami, karena akan kami jelaskan dulu prosedur ketika suatu objek audit sudah dilakukan oleh institusi pengawasan yang lain. Kalau penjelasan melalui media, khawatir tidak jelas,” jelas Ari.

Dengan demikian, tindak lanjut terhadap persoalan pembangunan Puskesmas Karang Penang masih harus mempertimbangkan mekanisme pemeriksaan antar-lembaga pengawasan.

Di sisi lain, munculnya kembali kerusakan pada bangunan tersebut menjadi perhatian aktivis. Mereka meminta kondisi fisik proyek tidak diabaikan dan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar persoalan kualitas pekerjaan maupun penggunaan anggaran dapat diketahui secara terang. (ali/nda)

Berita Terkait

Eks Kadispendik Sampang Mulai Bernyanyi, Mantan Pj Bupati, Mantan Wabup hingga Anggota DPRD Jatim Disebut dalam BAP
Mantan Kadispendik Sampang Ditahan Kejari, Diduga Korupsi Proyek SMP Rugikan Negara Rp2,7 Miliar
Coffee Morning dan Maulid Nabi, Kapolres Sampang Ajak Media hingga Ojol Bersatu Jaga Kamtibmas
Semarakkan HUT ke-81 RI, Komunitas Wartawan dan LSM Pak Salim Gelar Turnamen Domino Berhadiah Motor
Pulau Mandangin Satu-satunya Wilayah Tak Tersentuh MBG di Sampang
Jadi Sorotan, Proyek P3-TGAI Desa Anggersek Sampang Belum Rampung Padahal Anggaran Sudah Cair 100 Persen
PKH Tak Cair Dikaitkan Judi Online, Dinsos Sampang: Jangan Asal Menyimpulkan!
Sekolah Kebakaran Saat Libur, Tiga Ruang Kelas SDN Rongtengah 5 Sampang Hangus Dilalap Api

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Sudah Diaudit BPK dan Ada Pengembalian Uang, Kerusakan Puskesmas Karang Penang Kembali Dipersoalkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 04:16 WIB

Eks Kadispendik Sampang Mulai Bernyanyi, Mantan Pj Bupati, Mantan Wabup hingga Anggota DPRD Jatim Disebut dalam BAP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Mantan Kadispendik Sampang Ditahan Kejari, Diduga Korupsi Proyek SMP Rugikan Negara Rp2,7 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Coffee Morning dan Maulid Nabi, Kapolres Sampang Ajak Media hingga Ojol Bersatu Jaga Kamtibmas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, Komunitas Wartawan dan LSM Pak Salim Gelar Turnamen Domino Berhadiah Motor

Berita Terbaru

Tumpukan deriken dan tabung gas LPG di salah satu Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Pulau/Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP

Pertamina Urat Nadi Kehidupan Warga Kepulauan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 02:46 WIB