Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi TK ABA IV Pamekasan setelah disegel warga yang mengaku ahli waris. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Kondisi TK ABA IV Pamekasan setelah disegel warga yang mengaku ahli waris. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sengketa lahan yang melibatkan ahli waris dengan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IV Pamekasan semakin memanas. Gerbang sekolah yang berada di bawah naungan Muhammadiyah Pamekasan tersebut digembok ahli waris, Siti Nurul Aini Siska, pada Senin (24/8/2026) malam.

Nurul mengaku mengambil langkah tersebut karena kecewa terhadap pihak sekolah yang dinilai tidak menghargai keluarganya sebagai ahli waris lahan yang ditempati sekolah. Persoalan semakin meruncing setelah muncul klaim bahwa lahan tersebut dibeli pihak ketiga sebelum kemudian dihibahkan kepada sekolah.

“Selama ini hanya koar-koar, tapi yang mengaku membeli itu tidak pernah muncul di hadapan kami,” kata Nurul.

Baca juga :  Kadisdikbud Pamekasan Apresiasi Hadiatullah, Jadi Lulusan Terbaik Program Doktor di Tianjin University Tiongkok

Menurut dia, keluarga telah memiliki kesepakatan bahwa lahan tersebut tidak diperjualbelikan. Ia juga mengaku kecewa karena permintaan keluarga agar kamar mandi sekolah dipindahkan tidak kunjung mendapat respons.

Nurul menyebut aliran air dari saluran pembuangan kamar mandi mengarah ke makam keluarganya. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pihaknya memilih mengambil tindakan dengan menggembok gerbang sekolah.

“Mereka selama ini mengabaikan permohonan kami untuk memindahkan kamar mandi, tapi mereka tetap bersikukuh tidak mau dipindahkan,” ujarnya.

Nurul menegaskan, persoalan tersebut saat ini tidak lagi dianggap bisa diselesaikan hanya melalui jalur kekeluargaan. Ia juga memastikan pengaduan masyarakat (dumas) yang telah disampaikan ke Polres Pamekasan masih berjalan dan belum dicabut.

Baca juga :  DPP PPP Tunjuk Ali Maskur sebagai Ketua DPRD Pamekasan Periode 2024-2029

Sementara itu, Wakil Pimpinan Muhammadiyah Pamekasan Bidang Hukum dan HAM, Ainor Ridha, membenarkan adanya penggembokan gerbang TK ABA IV Pamekasan.

Namun, ia meminta pihak ahli waris tidak mengambil tindakan sepihak yang dapat mengganggu aktivitas sekolah. Menurutnya, persoalan sengketa lahan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang sedang berjalan.

“Kalau memang persoalan hukum, selesaikan secara hukum saja dan ditunggu hasilnya seperti apa. Kalau sama-sama mengklaim, kita juga sama-sama punya data, tidak boleh melakukan tindakan sepihak seperti itu,” tegas Ainor.

Ia menilai penggembokan gerbang berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar sekaligus menimbulkan stigma negatif terhadap lembaga sekolah, siswa, guru, maupun masyarakat sekitar.

Baca juga :  Demokrat Pamekasan Perkuat Akar Rumput Lewat Pendidikan Politik di Bukit Kehi

Untuk menyikapi kondisi tersebut, Muhammadiyah Pamekasan berencana mengambil langkah dengan membuka kembali gembok yang dipasang ahli waris. Pihaknya juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar, wali murid, dan siswa agar tidak terpengaruh oleh tindakan sepihak selama proses hukum berlangsung.

“Kalau aktivitas KBM kami tetap melakukan seperti biasanya, tidak ada kendala,” pungkasnya.

Sengketa lahan TK ABA IV Pamekasan tersebut kini masih bergulir. Kedua pihak sama-sama menyatakan memiliki dasar dan data masing-masing, sementara penyelesaian melalui jalur hukum menjadi salah satu proses yang masih berjalan. (enk/nda)

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Berita Terbaru