PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur meminta seluruh mitra dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan standar gizi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, kualitas gizi tidak boleh diabaikan meski program tersebut telah membuka ribuan lapangan pekerjaan.
Pernyataan itu disampaikan Ali Masykur saat menemui ribuan relawan SPPG yang menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPRD Pamekasan, Kamis (2/7/2026).
Sekitar 6.700 peserta aksi yang didominasi emak-emak meminta agar program MBG tetap dilanjutkan.
Ali mengatakan, aspirasi para relawan akan diteruskan kepada Presiden RI. Sebab, program MBG dinilai memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Pamekasan.
“Program MBG ini terbukti membuka lapangan pekerjaan. Ada sekitar 6.400 relawan yang tersebar di 128 dapur di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Meski demikian, Politisi PPP itu mengingatkan agar seluruh mitra penyedia makanan tetap mengutamakan kualitas menu yang disajikan.
Kandungan gizi harus sesuai standar karena tujuan utama program tersebut adalah meningkatkan kualitas kesehatan anak sekaligus menekan angka stunting.
“Tapi meskipun seperti itu, pihak mitra juga dapur bisa memperhatikan beberapa hal terutama perihal kandungan gizinya,” katanya.
Selain kualitas gizi, Ali juga menyoroti pentingnya kebersihan dan sterilisasi dapur. Menurutnya, seluruh relawan harus memastikan proses pengolahan makanan dilakukan secara higienis agar tidak memunculkan persoalan baru.
Ia menegaskan, DPRD Pamekasan siap mengawal pelaksanaan program tersebut bersama seluruh pihak terkait. Pengawasan akan dilakukan secara berkala terhadap mitra maupun SPPG agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan.
“Kami legislatif siap mengawal dan bersama-sama melakukan monitoring kepada mitra serta SPPG di Pamekasan,” tegasnya.
Ali berharap program MBG tidak hanya mampu menyerap tenaga kerja, tetapi juga benar-benar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Pamekasan. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
“Tentu kami menginginkan program ini bisa berjalan dengan baik. Serta bisa sama-sama berbenah,” pungkasnya. (enk/nda)













