Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sampang: Kritik Publik Jadi Energi Berbenah, Polri Tak Bisa Bekerja Sendiri

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sampang AKBP Hartono memimpin apel HUT ke-80 Bhayangkara. (KLIKMADURA)

Kapolres Sampang AKBP Hartono memimpin apel HUT ke-80 Bhayangkara. (KLIKMADURA)

SAMPANG | KLIKMADURA – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi jajaran Polres Sampang untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M. menegaskan, institusi kepolisian harus terus berbenah dan terbuka terhadap kritik demi menjaga kepercayaan publik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam amanat upacara Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026). Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, Polres Sampang berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Kritik, saran, dan masukan yang membangun akan kami jadikan bagian dari proses evaluasi untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin baik,” ujar AKBP Hartono.

Baca juga :  Pemuda Berusia 27 Tahun di Pamekasan Diduga Bunuh Diri, Polsek Larangan Lakukan Ini

Ia mengatakan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, hingga kalangan pemuda memiliki peran penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Sampang. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi harus terus diperkuat.

Kapolres menilai, Hari Bhayangkara juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi terhadap kinerja institusi kepolisian. Menurutnya, Polri harus berani mengevaluasi diri secara jujur dan terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat.

“Dinamika yang berkembang di tengah masyarakat menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik adalah amanah yang harus dijaga setiap hari. Kami tidak menutup mata terhadap kritik. Justru kritik yang disampaikan dengan niat baik akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca juga :  Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Unira, Alyadi Mustofa Ajak Kawal Pembangunan Madura

AKBP Hartono menegaskan, membangun citra kepolisian tidak cukup melalui publikasi semata. Kepercayaan masyarakat hanya dapat diraih melalui pelayanan yang profesional, transparan, humanis, responsif, dan berkeadilan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Polres Sampang juga berkomitmen meningkatkan profesionalisme personel, mempercepat respons terhadap pengaduan masyarakat, serta menghadirkan sosok polisi yang mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi mitra yang dipercaya masyarakat.

Ke depan, pihaknya berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat melalui komunikasi yang terbuka, kolaborasi yang berkelanjutan, serta semangat bersama menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, konsistensi dalam bekerja dan keterbukaan terhadap evaluasi menjadi kunci utama membangun kepercayaan publik.

Baca juga :  Pembangunan Mako Polres Pamekasan Dimulai, Irwasda Polda Jatim: Kantor Ini Milik Masyarakat

“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi kami untuk terus bergerak mengikuti tuntutan zaman, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya. (ali/nda)

Berita Terkait

Relawan Dapur MBG Dalpenang Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT 
Sampang Jadi Sasaran Investor China, Pemkab Dorong Serap Tenaga Kerja Lokal
Mahasiswa KKN Posko 5 UIN Madura Digitalisasi Data Kelompok Tani Desa Madulang Sampang
Usai Viral Alat Kelamin Dioles Cabai, Perempuan di Sampang Lapor Polisi
Di TMP Kusuma Negara, Bupati Sampang Bersama Forkopimda Kenang Pengorbanan Para Pahlawan
Kantor Imigrasi Pamekasan Antar Siswa hingga Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Sampang
Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka
Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Relawan Dapur MBG Dalpenang Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Sampang Jadi Sasaran Investor China, Pemkab Dorong Serap Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Mahasiswa KKN Posko 5 UIN Madura Digitalisasi Data Kelompok Tani Desa Madulang Sampang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Usai Viral Alat Kelamin Dioles Cabai, Perempuan di Sampang Lapor Polisi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Di TMP Kusuma Negara, Bupati Sampang Bersama Forkopimda Kenang Pengorbanan Para Pahlawan

Berita Terbaru