Kantor Imigrasi Pamekasan Antar Siswa hingga Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Sampang

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat mengalungkan tanda peserta MPLS Sekolah Rakyat Terintegerasi 1 Sampang. (KLIKMADURA)

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat mengalungkan tanda peserta MPLS Sekolah Rakyat Terintegerasi 1 Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan turut ambil bagian dalam pembukaan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang melalui kegiatan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, tersebut menjadi penanda dimulainya operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik dan orang tua atau wali.

Keterlibatan Imigrasi Pamekasan tidak hanya terlihat saat menghadiri acara pembukaan, tetapi sudah dilakukan sejak sebelum kegiatan berlangsung.

Petugas Imigrasi Pamekasan turut menjemput peserta didik dari Sekolah Rakyat Pamekasan untuk kemudian mengantarkan mereka menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang menyasar masyarakat dan membuka akses pendidikan bagi mereka yang membutuhkan.

Baca juga :  Bupati Sampang Didesak Segera Gelar Pilkades Serentak

“Kehadiran dan dukungan sejak proses penjemputan peserta didik hingga pembukaan MPLS menjadi wujud kolaborasi dalam menyukseskan dimulainya pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang,” demikian pernyataan Kantor Imigrasi Pamekasan dalam siaran persnya.

Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dengan penyambutan peserta didik bersama orang tua atau wali. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Muang Sangkal serta sejumlah rangkaian acara pembukaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang menyampaikan laporan mengenai kesiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat.

Para peserta juga diperkenalkan dengan lingkungan sekolah melalui penayangan video yang menampilkan profil, fasilitas, serta sistem pembelajaran yang akan diterapkan.

Bupati Sampang kemudian secara resmi membuka kegiatan Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang. Dalam sambutannya, Bupati Sampang menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Sampang terhadap program strategis pemerintah pusat, termasuk Sekolah Rakyat yang diarahkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas.

Baca juga :  33 Jabatan di Lingkungan Pemkab Sampang Alami Kekosongan, 5 Di Antaranya Eselon II

Program tersebut juga dipandang sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui pemberian akses pendidikan yang lebih luas kepada masyarakat.

“Sekolah Rakyat diarahkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjadi salah satu upaya memutus mata rantai kemiskinan ekstrem,” demikian sambutan Bupati Sampang saat membuka kegiatan tersebut.

Setelah acara pembukaan, peserta didik menampilkan berbagai pertunjukan yang menggambarkan potensi sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter di lingkungan sekolah.

Pertunjukan tersebut di antaranya paduan suara, pembacaan puisi bertema pendidikan, atraksi pencak silat hingga kesenian Tong-Tong Madura.

Baca juga :  Diduga Cabuli Dua Guru dan Wali Murid, Kepsek di Kecamatan Omben Sampang Terancam 12 Tahun Penjara

Bagi Kantor Imigrasi Pamekasan, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam mendukung program pemerintah yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam mendukung program pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat,” tegas Kantor Imigrasi Pamekasan.

Kehadiran Imigrasi Pamekasan sejak proses penjemputan peserta didik hingga mengikuti pembukaan MPLS menjadi bentuk kolaborasi lintas instansi dalam mendukung keberlangsungan pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang.

Program tersebut diharapkan dapat berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus memperkuat langkah memutus mata rantai kemiskinan ekstrem. (nda)

Berita Terkait

Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang
Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik
Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal
Dapur MBG Ditutup Permanen, Satgas Sampang Ungkap Temukan Makanan Busuk hingga Masalah Sanitasi
25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober
138 Usulan Revitalisasi SD Sampang Tak Terealisasi, 7 Sekolah Malah Dapat Jalur Aspirasi
Pemkab Sampang Fasilitasi Kepulangan PMI Asal Rong Tengah dari Libya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Dapur MBG Ditutup Permanen, Satgas Sampang Ungkap Temukan Makanan Busuk hingga Masalah Sanitasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:19 WIB

25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober

Berita Terbaru