Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polemik penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan oleh mantan pengurus Yayasan Kunci Ilmu terus bergulir.

Setelah melapor ke aparat penegak hukum, pihak sekolah kini meminta bantuan DPRD Kabupaten Pamekasan untuk ikut turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.

Surat pengaduan resmi telah dikirimkan kepada DPRD Pamekasan. Langkah itu ditempuh agar aktivitas belajar mengajar yang sempat lumpuh akibat penyegelan bisa segera kembali normal.

Kepala SMK Kesehatan Nusantara Ahmad Mahfud mengatakan, upaya tersebut dilakukan demi kepentingan para siswa yang sudah hampir sepekan tidak bisa mengikuti pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

Baca juga :  Diduga Selingkuhi Istri Orang, Pria 32 Tahun Asal Sokobanah, Sampang Tewas Bersimbah Darah di Pamekasan

“Kasihan mereka sudah seminggu tidak bisa belajar di sekolah,” ujarnya.

Mahfud berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus berlanjut ke proses hukum yang panjang.

Bahkan, dia mengaku siap mencabut laporan yang telah dilayangkan ke Polres Pamekasan apabila pihak yang melakukan penyegelan bersedia membuka kembali akses sekolah.

“Kalau yang bersangkutan mau membuka gemboknya, saya juga akan cabut laporan saya di Polres Pamekasan,” tegasnya.

Menurut Mahfud, situasi yang berkepanjangan akan berdampak buruk terhadap proses pendidikan siswa. Saat ini, pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring karena para siswa tidak dapat mengakses ruang belajar di sekolah.

Baca juga :  Realisasi PAD Sektor Parkir di Kabupaten Sampang Sangat Jauh dari Target

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli membenarkan bahwa surat pengaduan dari pihak sekolah baru diterima hari ini.

DPRD, kata dia, segera menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas polemik tersebut.

“Pemanggilan Insya Allah dalam waktu dekat ini, agar segera selesai juga dan menemukan titik terang,” katanya.

Politikus yang akrab disapa Edy itu menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh berlarut-larut karena yang paling dirugikan adalah para siswa.

Menurutnya, hak anak untuk mendapatkan pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam penyelesaian konflik tersebut.

Baca juga :  Tenaga Kesehatan Puskesmas di Pamekasan Resah, Insentif UKM Dipotong 50 Persen

Saat ini DPRD Pamekasan masih melakukan koordinasi internal sebelum memanggil kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi. (enk/nda)

Berita Terkait

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan
KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim
Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa
Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Pamekasan Anjlok, dari Rp198 Juta Tinggal Rp40 Juta
Dua Kali Setubuhi Anak Kandung hingga Melahirkan, Seorang Ayah di Pamekasan Diamankan Polisi
Bejat! Ayah Kandung di Pamekasan Diduga Hamili Anak sampai Melahirkan di Kamar Mandi 
Baru Dua Pekan Tandatangan Kontrak, Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar Disorot DPRD Pamekasan
Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:08 WIB

KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Pamekasan Anjlok, dari Rp198 Juta Tinggal Rp40 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:01 WIB

Dua Kali Setubuhi Anak Kandung hingga Melahirkan, Seorang Ayah di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terbaru