Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Kholilurrahman saat berada di peringgitan Mandhapa Agung Ronggosukowati (IQBAL KHAVEY MZ/KLIK MADURA).

Bupati Pamekasan Kholilurrahman saat berada di peringgitan Mandhapa Agung Ronggosukowati (IQBAL KHAVEY MZ/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Persoalan sengketa lahan di lingkungan pendidikan Kabupaten Pamekasan mulai bermunculan ke permukaan. Setelah kasus di SDN Tamberu 2, kini polemik serupa juga mencuat di SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan.

Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten Pamekasan bergerak melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang lahannya bermasalah.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan, persoalan sengketa lahan sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sebab, jika terus dibiarkan berlarut-larut, yang paling dirugikan adalah para siswa.

Menurut dia, sekolah-sekolah yang masih terbelit persoalan lahan harus menjadi prioritas penyelesaian. Pemkab Pamekasan berupaya menekan jumlah sengketa agar tidak terus bertambah dan mengganggu proses pendidikan.

Baca juga :  Wabup Gus Acing Lepas 213 Atlet Kontingen Pemekasan dalam Ajang Porprov VIII Jatim 2023

“Kami berusaha agar persoalan itu bisa banyak berkurang. Kalau semuanya bisa diselesaikan tentu lebih bagus,” ujarnya.

Saat ini, pemkab masih melakukan pendataan dan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami persoalan penyegelan maupun sengketa lahan.

Pemerintah juga akan mempelajari tingkat persoalan masing-masing kasus sebelum menentukan langkah penyelesaian.

“Iya, dipelajari dulu semuanya supaya bisa diambil langkah-langkah yang tepat,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu berharap seluruh persoalan sengketa lahan sekolah dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan efektif tanpa dihantui konflik berkepanjangan.

Baca juga :  Momentum HGN 2023, Kadisdikbud Pamekasan: Guru Adalah Lentera di Tengah Kegelapan

“Kalau terus seperti itu, kasihan anak didik kita. Semoga segera selesai,” tandasnya.
(enk/nda)

Berita Terkait

Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, DPRD Pamekasan Dorong Anggaran Tepat Sasaran
Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan di Tlanakan, Diduga Pengguna Narkoba
DPRD Pamekasan Mulai Bahas Regulasi Pemerintahan Desa, Pilkades Berpotensi Digelar 2027
Sambut HUT ke-65, Bank Jatim Gelar Pemeriksaan Mata dan Salurkan Kacamata Gratis bagi Ratusan Pelajar
Bendera Diturunkan, Kepsek: Semangat Kemerdekaan SMAN 1 Pamekasan Tak Boleh Padam
Perayaan HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Pamekasan Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat
484 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Terima Remisi HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:45 WIB

KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, DPRD Pamekasan Dorong Anggaran Tepat Sasaran

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10 WIB

DPRD Pamekasan Mulai Bahas Regulasi Pemerintahan Desa, Pilkades Berpotensi Digelar 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Sambut HUT ke-65, Bank Jatim Gelar Pemeriksaan Mata dan Salurkan Kacamata Gratis bagi Ratusan Pelajar

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:27 WIB

Bendera Diturunkan, Kepsek: Semangat Kemerdekaan SMAN 1 Pamekasan Tak Boleh Padam

Berita Terbaru