Disdikbud Pamekasan Matangkan SPMB SD 2026, Sejumlah Sekolah Ajukan Tambahan Rombel

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa mengikuti kegiatan belajar di salah satu ruang kelas SDN Bugih 3 Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Siswa mengikuti kegiatan belajar di salah satu ruang kelas SDN Bugih 3 Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mulai mematangkan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang sekolah dasar untuk tahun pelajaran 2026. Persiapan itu dilakukan agar proses penerimaan siswa baru berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Disdikbud memastikan seluruh tahapan SPMB dilaksanakan berdasarkan hasil koordinasi bersama koordinator wilayah (korwil), pengawas SD hingga perwakilan kepala sekolah se-Kabupaten Pamekasan.

Kepala Disdikbud Pamekasan Basri Yulianto melalui Kabid Pembinaan SD Taufik Hidayat mengatakan, pelaksanaan SPMB jenjang SD dijadwalkan dimulai pada Jumat (19/6/2026).

Baca juga :  Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak

Menurut dia, setiap rombongan belajar (rombel) ditetapkan maksimal diisi 28 siswa. Sementara jumlah daya tampung masing-masing sekolah disesuaikan dengan usulan dan kebutuhan lembaga pendidikan.

“Penetapan itu juga mempertimbangkan analisis jumlah anak usia enam sampai tujuh tahun,” katanya.

Taufik menjelaskan, pada tahun ajaran kali ini terdapat sekitar 17 persen sekolah dasar yang mengusulkan penambahan rombel. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan dan jumlah calon peserta didik di masing-masing wilayah.

Dalam pelaksanaan SPMB SD tahun ini, Disdikbud menerapkan tiga jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, dan mutasi.

Baca juga :  Rayakan HUT ke-125, PT. Pegadaian Syariah Santuni 560 Anak Yatim dan Dhuafa

Agar pelaksanaan berjalan sesuai aturan, Disdikbud juga telah menggelar sosialisasi kepada seluruh unsur pendidikan tingkat SD.

Bahkan, dilakukan deklarasi bersama untuk mewujudkan proses penerimaan murid baru yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta bebas diskriminasi.

“Insya Allah aman, lancar, dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Ia berharap seluruh elemen pendidikan, mulai dari korwil, pengawas sekolah hingga kepala sekolah dapat bersinergi selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.

“Semoga seluruh tahapan SPMB ini bisa terlaksana dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, SMAN 2 Pamekasan Ajak Siswa Cinta Tanah Air dan Hidup Sehat
Timbulkan Bau Menyengat, Aktivitas Penggilingan Tembakau di Pamekasan Dikeluhkan Warga
Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Pamekasan, BPS Ungkap Penyebabnya
Direktur CV Dzarrin Putra Utama, Kontraktor Jalan Bulangan Barat Dijemput Paksa dari Gresik
Utang-Piutang Berujung Polemik, Warga Pademawu Laporkan Dugaan Perampasan Motor
Tiga Kali Mediasi Buntu, Sengketa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Pemeriksaan Pokok Perkara
Membanggakan! SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan Tembus 80 Besar Nasional Program Sahabat Sekolah Dasar Kemendikdasmen
Direktur CV Dzarrin Putra Utama Menghilang, Kejari Pamekasan Ancam Jemput Paksa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:10 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, SMAN 2 Pamekasan Ajak Siswa Cinta Tanah Air dan Hidup Sehat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:04 WIB

Timbulkan Bau Menyengat, Aktivitas Penggilingan Tembakau di Pamekasan Dikeluhkan Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Pamekasan, BPS Ungkap Penyebabnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Direktur CV Dzarrin Putra Utama, Kontraktor Jalan Bulangan Barat Dijemput Paksa dari Gresik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Utang-Piutang Berujung Polemik, Warga Pademawu Laporkan Dugaan Perampasan Motor

Berita Terbaru