BANGKALAN || KLIKMADURA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Tim mahasiswa Program Studi Teknik Elektro berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Pekan Essay Nasional (PENA) 2026 kategori teknologi yang digelar Universitas Dhayana Pura Bali.
Penghargaan tersebut diraih berkat gagasan inovatif bertajuk “Ketika Laut Menjadi Sumber Cahaya: Inovasi Energi Terbarukan untuk Penerangan Perahu Nelayan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Tim mahasiswa itu dibimbing Muhhammad Iyan Putra Pratama, S.ST., M.Sc. Adapun anggota tim terdiri atas Joko Agung Samudro, Mario Franstio, Ahmad Zahrul Kahfi, Muhammad Zakky Rahmadani, dan Anandha Nawafut Tytarosul.
Dalam karya ilmiahnya, tim Elektro UTM menawarkan solusi energi terbarukan berbasis gelombang dan arus laut untuk memenuhi kebutuhan penerangan perahu nelayan saat melaut pada malam hari.
Gagasan tersebut lahir dari kepedulian mereka terhadap nelayan tradisional yang masih bergantung pada bahan bakar fosil untuk kebutuhan penerangan. Selain dinilai ramah lingkungan, inovasi itu juga dianggap mampu menekan biaya operasional nelayan.
Joko Agung Samudro mewakili tim menjelaskan, konsep yang mereka usung memanfaatkan potensi energi laut menjadi sumber listrik bagi lampu perahu nelayan.
“Harapannya, nelayan bisa lebih hemat biaya operasional, mengurangi polusi, sekaligus mendukung target transisi energi nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Dosen pembimbing tim, Muhhammad Iyan Putra Pratama mengapresiasi semangat dan kekompakan mahasiswa bimbingannya. Menurut dia, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Madura mampu menghadirkan gagasan yang relevan untuk kebutuhan nasional.
“Kelima mahasiswa ini sangat solid. Mereka tidak hanya kuat dalam teori kelistrikan, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial masyarakat pesisir. Bronze Medal ini menjadi bukti bahwa ide dari Madura bisa relevan untuk Indonesia,” tuturnya.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Program Studi Teknik Elektro UTM untuk terus mendorong lahirnya inovasi aplikatif yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Pihak program studi berharap capaian itu menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya, baik dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional maupun implementasi nyata di lapangan.
Raihan Bronze Medal pada PENA 2026 juga menegaskan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi energi berkelanjutan. Gagasan “laut menjadi cahaya” diharapkan mampu memberi terang bagi nelayan sekaligus masa depan energi Indonesia. (fit/nda)













