Imigrasi Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Keimigrasian Dipastikan Tetap Normal

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Imigrasi melayani warga di salah satu bandara. (DOK. KLIKMADURA)

Petugas Imigrasi melayani warga di salah satu bandara. (DOK. KLIKMADURA)

JAKARTA || KLIKMADURA – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan resmi memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tertentu. Kebijakan ini mulai berlaku pada Jumat, 10 April 2026.

Penerapan WFH ini ditujukan bagi ASN yang menjalankan tugas dukungan manajemen dan administratif. Sementara itu, layanan keimigrasian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko menegaskan, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung efisiensi energi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca juga :  Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi

Ia memastikan, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Petugas yang bertugas di kantor imigrasi, tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) di bandara internasional, pelabuhan, serta pos lintas batas negara tetap bekerja seperti biasa.

“WFH hanya berlaku bagi ASN yang menjalankan fungsi administratif. Untuk petugas layanan dan pengawasan keimigrasian tetap bertugas normal agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.

Selain itu, Ditjen Imigrasi juga menerapkan pengawasan ketat terhadap ASN yang menjalankan WFH. Setiap atasan diwajibkan memantau kinerja harian guna memastikan produktivitas tetap terjaga meski bekerja dari rumah.

Baca juga :  Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci

Hendarsam juga menginstruksikan seluruh jajaran imigrasi di Indonesia, mulai dari kantor wilayah hingga kantor imigrasi dan rumah detensi, untuk terus memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Menurutnya, kualitas layanan tidak boleh menurun meskipun ada penyesuaian pola kerja.

“Kepentingan masyarakat adalah prioritas utama. Layanan harus tetap cepat, transparan, dan tanpa hambatan,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

MKD DPR RI Panggil Aboe Bakar PKS, Buntut Sebut Ulama dan Pesantren di Madura Terlibat Narkotika 
Sebut Ulama dan Pesantren di Madura Terlibat Narkotika, Aboe Bakar PKS Akhirnya Minta Maaf
Dirjen Imigrasi Baru Ditantang Tingkatkan Layanan, Staf Ahli Jadi “Radar” Kebijakan Menteri
Menteri Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian
Layanan Imigrasi Tutup Sementara Saat Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Masyarakat Diminta Urus Dokumen Sebelum 17 Maret
Imigrasi Siaga Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, Overstay WNA Digratiskan
MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 00:43 WIB

MKD DPR RI Panggil Aboe Bakar PKS, Buntut Sebut Ulama dan Pesantren di Madura Terlibat Narkotika 

Sabtu, 11 April 2026 - 00:08 WIB

Sebut Ulama dan Pesantren di Madura Terlibat Narkotika, Aboe Bakar PKS Akhirnya Minta Maaf

Jumat, 10 April 2026 - 07:22 WIB

Imigrasi Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Keimigrasian Dipastikan Tetap Normal

Rabu, 1 April 2026 - 11:15 WIB

Dirjen Imigrasi Baru Ditantang Tingkatkan Layanan, Staf Ahli Jadi “Radar” Kebijakan Menteri

Rabu, 1 April 2026 - 11:11 WIB

Menteri Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB