PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 2.245 siswa dari lima sekolah di Pamekasan hingga kini belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemicunya, karena SPPG Yayasan As-Salman ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasionap (BGN) setelah sebelumnya terjadi persoalan pada pendistribusian.
Kepala SMAN 2 Pamekasan Moh. Arifin mengatakan, hingga saat ini pihak sekolah belum kembali menerima distribusi MBG. Kondisi tersebut terjadi karena dapur penyedia masih belum beroperasi.
“Iya belum dapat MBG lagi ini,” ujarnya.
Arifin menyampaikan, sempat ada rencana untuk memindahkan dapur penyedia MBG. Namun, rencana itu sementara diurungkan sambil menunggu hasil musyawarah dengan pihak SPPG Yayasan As-Salman yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Yayasan As-Salman Pamekasan Fikri Muttawakil mengungkapkan, jadwal operasional kembali dapur masih menunggu arahan dari BGN RI.
Pihaknya telah mengajukan permohonan agar dapur yang berlokasi di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, bisa kembali beroperasi.
“Sudah kami ajukan permohonan itu ke BGN RI,” terangnya.
Ia menambahkan, selama belum ada keputusan dari pihak terkait, pihaknya belum bisa melakukan langkah lebih lanjut terkait distribusi MBG.
“Iya kami tidak bisa melakukan apa-apa. Sambil nunggu dari BGN RI,” tukasnya. (enk/nda)














