SPPG Yayasan As-Salman Ditutup BGN, Ribuan Siswa di Pamekasan Belum Terima MBG

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMAN 2 Pamekasan saat mengikuti kegiatan pembelajaran. (DOK. KLIKMADURA)

Siswa SMAN 2 Pamekasan saat mengikuti kegiatan pembelajaran. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 2.245 siswa dari lima sekolah di Pamekasan hingga kini belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemicunya, karena SPPG Yayasan As-Salman ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasionap (BGN) setelah sebelumnya terjadi persoalan pada pendistribusian.

Kepala SMAN 2 Pamekasan Moh. Arifin mengatakan, hingga saat ini pihak sekolah belum kembali menerima distribusi MBG. Kondisi tersebut terjadi karena dapur penyedia masih belum beroperasi.

“Iya belum dapat MBG lagi ini,” ujarnya.

Arifin menyampaikan, sempat ada rencana untuk memindahkan dapur penyedia MBG. Namun, rencana itu sementara diurungkan sambil menunggu hasil musyawarah dengan pihak SPPG Yayasan As-Salman yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Baca juga :  Gandeng Klik Madura, PT Pegadaian Syariah Sukses Edukasi Investasi Emas kepada Awak Media

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Yayasan As-Salman Pamekasan Fikri Muttawakil mengungkapkan, jadwal operasional kembali dapur masih menunggu arahan dari BGN RI.

Pihaknya telah mengajukan permohonan agar dapur yang berlokasi di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, bisa kembali beroperasi.

“Sudah kami ajukan permohonan itu ke BGN RI,” terangnya.

Ia menambahkan, selama belum ada keputusan dari pihak terkait, pihaknya belum bisa melakukan langkah lebih lanjut terkait distribusi MBG.

“Iya kami tidak bisa melakukan apa-apa. Sambil nunggu dari BGN RI,” tukasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen
Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 
Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
AJP-DKP Bakal Gelar Pekan Kebudayaan Madura, Angkat Warisan M. Tabrani untuk Indonesia
Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta
Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Berita Terbaru