PAMEKASAN || KLIKMADURA – Arus balik pasca Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026 di Terminal Ronggosukowati Pamekasan mengalami peningkatan cukup signifikan. Hingga H+5 Lebaran, kondisi terminal tampak dipadati penumpang yang hendak kembali ke daerah tujuan masing-masing.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB menunjukkan puluhan bus terparkir di area terminal. Sementara puluhan armada lainnya tampak keluar masuk mengangkut penumpang, baik untuk rute antar kabupaten maupun antar provinsi.
Salah seorang penumpang, Zain, warga asal Pamekasan, mengaku memilih kembali lebih awal untuk menghindari puncak kepadatan arus balik. Menurutnya, sejak pagi hari suasana terminal sudah dipenuhi calon penumpang.
“Saya mau balik ke Jogja, sengaja berangkat sekarang supaya tidak terlalu berdesakan. Dari tadi pagi terminal sudah ramai,” katanya.
Kasatgas Dinas Perhubungan Jawa Timur, Mohammad Kurniada, menjelaskan bahwa berdasarkan data harian yang dihimpun, pada H+1 Lebaran tercatat 53 armada angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dengan jumlah penumpang datang sebanyak 290 orang dan penumpang berangkat 1.041 orang.
Sementara pada H+2, terdapat 78 armada AKDP dengan penumpang datang 530 orang dan penumpang berangkat 1.236 orang. Pada H+3 tercatat 83 armada dengan jumlah penumpang datang sebanyak 745 orang dan penumpang berangkat sekitar 2.063 orang. Sedangkan H+4 terdapat 79 armada, dengan penumpang berangkat mencapai sekitar 1.314 orang dan penumpang datang 390 orang.
“Untuk data Data H+5 masih belum rampung, tapi diperkirakan ribuan penumpang, data itu dihitung mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, untuk periode malam hingga pagi hari dicatat secara terpisah,” ucapnya.
Kurniada memastikan harga tiket bus antar daerah maupun antar provinsi masih dalam kondisi normal dan tidak mengalami kenaikan. Untuk kelas patas, tarif rute Sumenep-Surabaya sebesar Rp110 ribu, sedangkan Pamekasan-Surabaya Rp85 ribu.
“Untuk kelas ekonomi, tarif Sumenep-Surabaya berkisar Rp70 ribu dan Pamekasan-Surabaya sekitar Rp60 ribu,” ujarnya.
Ia mengimbau para pengemudi bus agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi aturan lalu lintas dan tidak berkendara secara ugal-ugalan.
“Yang terpenting selamat sampai tujuan. Kami juga mengimbau para penumpang agar selalu menjaga dan memastikan barang bawaannya tidak tertukar maupun tertinggal,” tandasnya. (ibl/nda)














