Peringati Malam Nuzulul Qur’an, UIM Gelar Istigasah dan Santunan Anak Yatim

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Islam Madura (UIM), Dr. H. Ahmad memberikan sambutan saat peringatan malam Nuzulul Quran. (ISTIMEWA)

Rektor Universitas Islam Madura (UIM), Dr. H. Ahmad memberikan sambutan saat peringatan malam Nuzulul Quran. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bulan suci Ramadan menjadi momentum penuh makna bagi Universitas Islam Madura (UIM). Kampus dengan julukan lima menara ilmu itu menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan istigasah serta santunan anak yatim.

Kegiatan yang digelar di mushola kampus setempat itu dihadiri Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan, jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, serta seluruh civitas akademika UIM, Jumat (6/3/2026).

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin KH. Muqri Fadhali, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin oleh K. Mahrus Syafi’i, serta tahlil yang dipimpin KH. Muhdhar Qorib.

Baca juga :  TECHNOfest 2025 Resmi Dibuka, BEM Fakultas Teknik UIM Dorong Mahasiswa Jadi Pencipta Teknologi

Acara kemudian ditutup dengan doa oleh RK. Azril Ilham Sulthoni Ali, kemudian dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dan buka puasa bersama.

Rektor UIM, Dr. H. Ahmad mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan istigasah dan santunan anak yatim.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen UIM dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan kampus.

“Momentum Nuzulul Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya civitas akademika UIM, agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dijadikan pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik dalam dunia akademik maupun kehidupan sosial,” katanya.

Baca juga :  Magister MPI UIM Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2025/2026, Siapkan Pemimpin Pendidikan Islam Masa Depan

Ahmad mengatakan, kegiatan santunan anak yatim merupakan bentuk kepedulian sosial kampus terhadap masyarakat sekitar. Menurutnya, Ramadan harus dimaknai sebagai bulan untuk memperkuat solidaritas dan semangat berbagi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga UIM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi umat,” ujarnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Berita Terbaru