PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kondisi jalan di Kabupaten Pamekasan kembali menjadi perhatian publik. Hasil survei terbaru mencatat bahwa sepanjang 750 kilometer dari total 1.051 kilometer jalan daerah berada dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan.
Perbaikan seluruh ruas tersebut diperkirakan memerlukan anggaran total hingga Rp3 triliun.
Kabid Binamarga dari Dinas PUPR Pamekasan, Tri Gunawan, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi secara merata di seluruh kecamatan. Tidak ada wilayah yang dinilai lebih parah maupun lebih ringan karena tingkat kerusakannya hampir sama.
“Kerusakan ini merata di semua kecamatan, tidak ada yang terparah atau ringan. Semuanya rata,” tegasnya.
Tri menambahkan bahwa pihaknya tidak menentukan daerah prioritas dalam perbaikan. Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga sejumlah ruas belum bisa ditangani.
Kondisi ini semakin sulit karena dana Transfer ke Daerah mengalami penurunan, termasuk DBHCHT yang disebut menyusut hampir 50 persen.
“Makanya kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Bukan tidak mau memperbaiki, hanya saja masih belum mampu karena anggarannya bahkan untuk prioritas pun juga kurang,” ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan, Ach. Fauzi, mengakui bahwa kondisi fiskal tahun ini sangat terbatas sehingga ruang gerak pemerintah daerah menjadi sempit.
Ia menyarankan agar kebutuhan anggaran perbaikan jalan dikomunikasikan lebih intens dengan pemerintah pusat maupun provinsi.
“Maka salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan perbaikan jalan bisa langsung dikomunikasikan dengan pemerintah pusat atau provinsi. Dan hal ini semua saling berkolaborasi baik legislatif ataupun eksekutif,” tutupnya. (enk/nda)














