Asrama Ma’had Tibyan Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen Terbakar, Beruntung Tak Ada Korban!

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu santri berada di bangunan Asrama Ma'had Tibyan, Ponpes Miftahul Ulum, Panyeppen, Pamekasan yang terbakar. (ISTIMEWA)

Salah satu santri berada di bangunan Asrama Ma'had Tibyan, Ponpes Miftahul Ulum, Panyeppen, Pamekasan yang terbakar. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Musibah tidak pernah bisa diprediksi, termasuk di lingkungan lembaga pendidikan. Sebanyak 14 asrama Ma’had Tibyan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen hangus dilalap api, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 20.15 WIB.

Pengurus Yayasan Al-Miftah Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen, Maltuful Anam, menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika sejumlah santri melihat api muncul dari arah gedung perpustakaan.

Api kemudian dengan cepat merembet ke kantor Ma’had Tibyan dan belasan asrama di belakangnya. Enam asrama merupakan bangunan permanen, sedangkan delapan lainnya semi permanen.

Baca juga :  Si Jago Merah Ngamuk, Dua Rumah Milik Warga Proppo Ludes Terbakar

“Dugaan sementara dari pihak kepolisian, termasuk tim Inafis yang turun tadi malam, kebakaran terjadi akibat konsleting listrik di area perpustakaan,” ujarnya.

Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp4 miliar. Sejumlah barang milik santri dan pengurus tak sempat diselamatkan, seperti laptop, karya seni, dan perlengkapan lainnya.

Pria yang akrab disapa Ra Maltuf itu menyebutkan, total luas bangunan yang terdampak kebakaran mencapai 1.008 meter persegi.

Lokasi Ma’had Tibyan berada di bagian paling belakang kompleks pondok sehingga api cepat menjalar.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kebetulan para santri sedang berada di luar asrama karena mengikuti kegiatan pondok,” terangnya.

Baca juga :  Dinkes Pamekasan Bimbing SPPG Biequeen Nyalabu Daya, Pastikan Penyajian Menu MBG Sehat dan Higienis

Pria yang juga anggota DPRD Kabupaten Pamekasan itu menambahkan, seluruh santri Ma’had Tibyan diliburkan dan dipulangkan lebih awal.

“Seharusnya mereka libur tanggal 5 Ramadan, tetapi karena insiden ini mereka dipulangkan lebih cepat. Untuk Ma’had reguler tetap berjalan seperti biasa dan akan libur mulai 10 Ramadan,” jelasnya.

Ia berharap semua pihak diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini, terutama para santri yang selamat tanpa luka sedikit pun.

“Alhamdulillah semuanya selamat. Semoga ada hikmah yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta
Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen
Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 
Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:46 WIB

24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:48 WIB

Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:32 WIB

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Berita Terbaru