Mutasi Membantah Matahari Kembar

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Gus Dolla, Aktivis Sumenep.

***

SEHARI sebelum mutasi. Para jurnalis menulis dua berita. Pertama, Sumenep Gelap. Kedua, Matahari Kembar.

Dua berita itu menyimpulkan tiga fenomena yang menjadi wacana di kalangan aktivis. Pertama, sejak Bupati Fauzi menjabat periode kedua tak ada mutasi promosi pejabat eselon. Kedua, belum ada kejelasan Sekda Definitif. Ketiga, Bupati Fauzi jarang stay di Sumenep.

Adanya mutasi Pejabat Eselon II Rabu kemarin. Bupati Fauzi seperti ingin menjawab isu matahari kembar. Indikasi itu terlihat nama Agus Dwi Saputra yang masuk daftar mutasi. Dari Kadis Pendidikan ke Kepala DPMD.

Baca juga :  Calon Sekda: Birokrasi? Penjual Regulasi?

Jika mengacu isi berita, nama Agus Dwi Saputra menjadi salah satu nominator Calon Sekda. Isunya Agus sempat di posisi teratas karena didukung kekuatan di atas Bupati Fauzi. Toh namanya isu sulit diversifikasi kebenarannya.

Indikasi yang kedua, posisi kepala BKPSDM diisi Benny Irawan. Kita ngerti kalau BKPSDM dan Bappeda itu sebagai miniatur pemerintah daerah.

BKPSDM mengelola SDM yang menjadi ujung tombak ASN. Sedangkan Bappeda yang mengatur tata kelola seluruh anggaran pemerintah daerah. Bisa disimpulkan, BKPSDM dan Bappeda ujung depan nasib pemerintah daerah.

Baca juga :  Catatan Akhir Tahun: Sebuah Refleksi dan Pentingnya Resolusi

Lalu siapa Kepala Bappeda Arif Firmanto dan Kepala BKPSDM Benny Irawan? Jika berdasar fakta bukan lagi isu.

Arif Firmanto merupakan menantu keponakan Bupati Fauzi. Sedangkan Benny Irawan teman karib yang dipercaya Bupati Fauzi.

Bagaimana dengan kepastian Sekda Definitif? Sejak Selasa sore sudah tersiar pamflet digital di sejumlah Grup WhatsApp. Isinya tentang rekrutmen Calon Sekda Sumenep.

Dari jadwal rekrutmen calon Sekda dan mutasi. Nama calon Sekda Sumenep terkuat mengerucut pada dua nama. Pertama Eri Susanto Kadis PUTR. Kedua, Arif Firmanto Kepala Bappeda.

Baca juga :  Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol

Potensi Arif sudah terjawab di atas. Yang Eri Susanto berdasar aspirasi internal ASN yang jika disurvei karena senioritas. Apalagi masa purna Eri masih dua tahun lagi. Sedangkan masa purna Arif masih tiga belas tahun lagi.

Lalu siapa yang berpeluang terpilih? Itu semua ada di hak preogratif Bupati Fauzi. Karena yang memilih satu dari tiga calon Sekda hasil pansel-absolut Bupati Fauzi.

Kekuatan luar? Aspirasi? Hanya bisa bisik-bisik termasuk berharap lebih. (*)

Berita Terkait

Tradisi Maulid Nabi di Madura Apakah Masih Akan Tetap Kuat di Generasi Muda?
Aracok Budhaja: Sebuah Catatan Merapal Ingatan, Masyarakat Blega Menjaga Kebudayaan
Berpikir Ala Lebah: Inspirasi Al-Qur’an Membangun Ilmu, Akhlak, dan Peradaban
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Prabowo dan Komisi 1 DPRD Sumenep
Sangkakala Demokrasi dan Absurditas Kekuasaan
Intelektual Tradisional itu Akademisi Yang Membeo
Dari Politik Kekuasaan Menuju Politik Perubahan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:33 WIB

Tradisi Maulid Nabi di Madura Apakah Masih Akan Tetap Kuat di Generasi Muda?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Aracok Budhaja: Sebuah Catatan Merapal Ingatan, Masyarakat Blega Menjaga Kebudayaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Berpikir Ala Lebah: Inspirasi Al-Qur’an Membangun Ilmu, Akhlak, dan Peradaban

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:02 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Senin, 22 Juni 2026 - 00:13 WIB

Prabowo dan Komisi 1 DPRD Sumenep

Berita Terbaru