Penderita Super Flu Nihil, Dinkes Pamekasan Minta Masyarakat Tetap Terapkan PHBS

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pengunjung berada di depan lobi RSUD Smart Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Sejumlah pengunjung berada di depan lobi RSUD Smart Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Super flu dilaporkan telah menyerang beberapa wilayah di Indonesia. Namun, hingga kini Kabupaten Pamekasan masih nihil kasus.

Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan meminta masyarakat tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Saifudin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan dari fasilitas kesehatan (faskes).

Baik, faskes tingkat pertama maupun rujukan, terkait adanya penderita super flu di Pamekasan.

Menurutnya, gejala super flu masih serupa dengan flu biasa, hanya saja penderita merasakan nyeri atau linu di sekujur tubuh.

Baca juga :  Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Pamekasan Belum Capai Target

“Terus bersin-bersin juga, iya seperti flu biasa. Dan ini menular, makanya tetap memakai masker apabila dekat dengan penderita,” terangnya.

dr. Saifudin menjelaskan, pada kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, penerapan PHBS harus tetap dilakukan. Di antaranya dengan memperbanyak minum air putih, berolahraga, tidak stres, dan tidak kelelahan.

Pasalnya, super flu dapat menyerang semua usia sehingga masyarakat perlu istirahat yang cukup dan menjaga kondisi tubuh agar tidak stres.

“Tidak perlu panik, tetapi tetap waspada. Semoga sehat-sehat semua,” tukasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Kecipratan Dana Rp7,9 Miliar, Sentra Garam Majungan Segera Dibangun

Berita Terkait

DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan
AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove
Sidak Tempat Praktik dr. Tatik Sulistyowati, Dinkes Sebut Pelayanan Kurang Standar 
Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 12:13 WIB

DKP Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Agendakan Sowan Tokoh Agama di 13 Kecamatan

Senin, 13 April 2026 - 10:54 WIB

AJP Awali Raker dengan Aksi Lingkungan, Lepas Burung dan Tanam Ribuan Mangrove

Senin, 13 April 2026 - 08:09 WIB

Sidak Tempat Praktik dr. Tatik Sulistyowati, Dinkes Sebut Pelayanan Kurang Standar 

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Berita Terbaru