Dorong Kecintaan Siswa Pada Museum dan Sejarah, Disdikbud Pamekasan Gelar Lomba Teater Story Line 2024

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Disdikbud Pamekasan terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap museum dan memperkenalkan sejarah sejak dini.

Salah satunya, dengan menggelar lomba teater “Story Line 2024” yang untuk siswa-siswi jenjang sekolah dasar (SD), Rabu (18/9/2024).

Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohammad Alwi, mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan upaya memperkenalkan museum dan sejarah kepada generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan edukatif.

“Program ini dirancang untuk mendorong minat belajar sejarah siswa-siswi melalui cara yang interaktif dan menarik,” ujarnya.

Alwi mengatakan, dengan diadakannya lomba teater tersebut, diharapkan dapat memacu para guru dan siswa untuk lebih mendalami sejarah.

Baca juga :  Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global

“Dengan adanya lomba ini, guru dan siswa akan terdorong untuk membuka buku sejarah, belajar menjiwai perjuangan, serta memahami lebih dalam tentang nilai-nilai sejarah yang ada,” ujarnya.

Alwi menilai, penggunaan metode yang sangat kreatif itu sangat efektif dalam memperkenalkan sejarah kepada anak-anak.

“Guru pun harus memperkaya referensinya, sehingga terjadi pembelajaran yang lebih mendalam terkait sejarah sehingga menjadi pengetahuan yang berharga bagi kita semua, terutama generasi muda,” katanya.

Alwi mengapresiasi para Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Korwilcambidikbud) dan kepala sekolah yang telah mendukung kegiatan tersebut dengan mendelegasikan delegasi siswa untuk berpartisipasi.

Baca juga :  Luar Biasa! Ribuan Siswa di Pamekasan Lulus Uji Keterampilan Al-Qur'an

“Lomba teater ini diharapkan mampu menjadi salah satu langkah efektif dalam mendekatkan masyarakat, terutama anak-anak, kepada museum dan warisan budaya yang ada di dalamnya,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Berita Terbaru