Anggaran Perjalanan Dinas Tak Kunjung Cair, Anggota PTPS di Kecamatan Omben Meradang

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Omben diterpa isu tidak sedap. Lembaga pengawas pemilu itu dikeluhkan lantaran anggaran perjalanan dinas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) tak kunjung dicairkan.

Menurut salah satu anggota PTPS yang tidak ingin disebutkan namanya, anggaran perjalanan dinas yang seharusnya diterima saat melakukan perjalanan dinas tidak kunjung dicairkan. Bahkan, sampai saat sekarang tidak jelas.

“Kami hanya menerima anggaran makan dan minum (mamin) saat pelaksanaan Pilkada. Anggaran perjalanan dinas belum kami terima sampai saat ini,” ujarnya, Sabtu, (11/01/2025).

Baca juga :  Dalami Peran Media Dalam Pengamanan Pilkada 2024, Mahasiswa Unesa Kunjungi Klik Madura

Anggaran perdin dialokasikan untuk menunjang kinerja anggota PTPS selama masa Pilkada. Namun, dana yang seharusnya diterima utuh oleh 119 anggota PTPS tidak ada kejelasan.

“Kami melaksanakan Perdin sebanyak dua kali. Setiap Perdin anggaran Rp 100 ribu, kami sudah membuat SPj Perdin sebagai persyaratan percairan. Namun sampai saat ini tak kunjung cair,” terangnya.

Sementara itu, Bendahara Bawaslu Kabupaten Sampang, Adi Purnomo mengatakan, anggaran perdin PTPS sudah ditansfer kepada Panwascam Omben untuk didistribusikan kepada PTPS.

“Anggaran untuk 14 kecamatan sudah ditransfer semua, dan sudah menjadi tanggungjawab Panwascam masing-masing,” ungkapnya.

Baca juga :  Dana Perdin Anggota PTPS Puluhan Juta Tak Kunjung Dicairkan, Bawaslu Sampang Bakal Panggil Panwascam Omben

Sayangnya, Ketua Panwascam Omben Makmun belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak direspons. (san/diend)

Berita Terkait

Capaian Retribusi Parkir Sampang Baru 31 Persen, Dishub Berdalih Jukir Tak Setor Penuh
Perselisihan Asap Dagangan Berujung Laporan Polisi, Dokter di Sampang Dipanggil Penyidik
Anggaran Rp208 Juta Sudah Disiapkan, Pengadaan Karpet Lima Lapangan Bulu Tangkis di Sampang Masih Tanpa Spesifikasi
Kejari Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Penggelapan PPh Pegawai RSUD Sampang, Kerugian Negara Berpotensi Membengkak
Limbah Dapur MBG Diduga Meluap hingga Badan Jalan, Jadi PR Lingkungan Warisan Eks Kepala DLH Sampang
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas di Sreseh Resmi Naik Tahap Penyidikan
Proyek P3-TGAI Sampang di Delapan Kecamatan Disorot
Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik, Kasus Dugaan Penggelapan SHM Nomor 817 Masih Menggantung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Capaian Retribusi Parkir Sampang Baru 31 Persen, Dishub Berdalih Jukir Tak Setor Penuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Perselisihan Asap Dagangan Berujung Laporan Polisi, Dokter di Sampang Dipanggil Penyidik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Anggaran Rp208 Juta Sudah Disiapkan, Pengadaan Karpet Lima Lapangan Bulu Tangkis di Sampang Masih Tanpa Spesifikasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Kejari Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Penggelapan PPh Pegawai RSUD Sampang, Kerugian Negara Berpotensi Membengkak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Limbah Dapur MBG Diduga Meluap hingga Badan Jalan, Jadi PR Lingkungan Warisan Eks Kepala DLH Sampang

Berita Terbaru