Empat Pasar Tradisional Tak Difungsikan, Aktivis Geruduk Diskoperindag Sumenep

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Sejumlah aktivis Gerakan Pemuda Desa Sumenep (GPDS) audiensi dengan Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Sumenep. Kedatangan para aktivis tersebut lantaran terdapat empat pasar tradisional yang tidak difungsikan.

Ketua GPDS Moh Fairus Abadi menyebutkan, empat pasar yang mangkrak yakni, di Pakandangan dan Pasar Anom. Pasar Batuan dan Pasar Pulau Kangayan.

“Berdasarkan hasil investigasi kami di lapangan, empat pasar yang dibangun dengan uang rakyat itu tidak difungsikan,” katanya.

Padahal, empat pasar yang dibangun dengan anggaran sangat besar untuk mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca juga :  Pedagang Konveksi di Pasar Kolpajung Keluhkan Keamanan, Rolling Door Toko Dibobol Orang

Fairus menuding, mangkraknya pasar itu menjadi bukti kegagalan Diskoperindag dalam melakukan perencanaan pembangunan.

“Harusnya Diskoperindag lebih terukur dalam membangun agar tidak ada fasilitas negara yang mudazir. Kesejahteraan masyarakat juga terangkat,” katanya.

Kepala Diskoperindag Chainur Rasyid berdalih, Pasar Anom blok A bukan kewenangan Diskoperindag. Sebab, yang membangun blok tersebut Bank BPRS Bhakti Sumekar.

Sementara Pasar di Kecamatan Batuan, Chainur Rasyid mengaku tidak mengetahui secara detail. Sebab kebijakan pembangunan pasar tersebut dilakukan pimpinan Diskoperindag sebelumnya.

Lalu, Pasar Kangayan, pembangunannya akan dilanjutkan agar segera dioperasikan. “Kami sudah turun ke Kangayan untuk melanjutkan pembangunan pasar agar bisa segera beroperasi,” ujarnya. (fix/diend)

Baca juga :  Warga Tapakerbuy Siap Mati Tolak Reklamasi, Hadang Ekskavator hingga Bermalam di Tepi Pantai

Berita Terkait

DPC PKB Sumenep Dipastikan Ganti Nakhoda, KH. Imam Hasyim Tak Masuk Bursa Calon Ketua
Diskusi Santai Bersama Buya Aliyadi, Lakpesdam NU Sumenep Petakan Langkah Strategis Kawal Isu Lingkungan
Buya Aliyadi Mustofa Hadiri Muscab PKB Sumenep, Dorong Soliditas Menuju Kemenangan
PC Ansor Sumenep Soroti Nasib Petani Tembakau Madura Belum Sejahtera di Tengah DBHCHT Fantastis
Sowan ke Rois, Lakpesdam NU Sumenep Kokohkan Komitmen Kawal Isu Lingkungan 
Hemat BBM, Bupati Fauzi Tetapkan Jumat Tanpa Kendaraan Bermotor Bagi ASN
Sumur Bor di Sumenep Keluarkan Aroma Gas Menyengat, Tim Gabungan Lakukan Penutupan
Dapat Hibah PLTS, Dua Ribu Warga di Dua Desa Bakal Nikmati Listrik Bersih 24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:50 WIB

DPC PKB Sumenep Dipastikan Ganti Nakhoda, KH. Imam Hasyim Tak Masuk Bursa Calon Ketua

Minggu, 5 April 2026 - 17:15 WIB

Diskusi Santai Bersama Buya Aliyadi, Lakpesdam NU Sumenep Petakan Langkah Strategis Kawal Isu Lingkungan

Minggu, 5 April 2026 - 12:52 WIB

Buya Aliyadi Mustofa Hadiri Muscab PKB Sumenep, Dorong Soliditas Menuju Kemenangan

Minggu, 5 April 2026 - 07:09 WIB

PC Ansor Sumenep Soroti Nasib Petani Tembakau Madura Belum Sejahtera di Tengah DBHCHT Fantastis

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:13 WIB

Sowan ke Rois, Lakpesdam NU Sumenep Kokohkan Komitmen Kawal Isu Lingkungan 

Berita Terbaru

Opini

Episentrum Pilkada, Dekonstruksi dan Reparasi?

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:44 WIB