Merasa Diberhentikan Sepihak, Tiga Anggota Dewan Pendidikan Sampang Geram

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEPI: Tidak ada aktivitas apapun di Kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang saat Klik Madura mengunjungi. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SEPI: Tidak ada aktivitas apapun di Kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang saat Klik Madura mengunjungi. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Pemberhentian tiga anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) menuai polemik. Sebab, pemberhentian tersebut dilakukan sepihak.

Ahmad Rasul, salah satu anggota dewan pendidikan yang diberhentikan mengaku kaget. Dia terkejut saat menerima Surat Keputusan Pergantian Antar Waktu (PAW) tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.

“Saya sangat kaget. Tidak pernah ada pemanggilan atau teguran sebelumnya, tiba-tiba saya menerima Surat Keputusan PAW,” ujarnya saat dikonfirmasi.

SK PAW tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Sampang Nomor 100.3.3.2/437/KEP/434.013/2025 dan ditandatangani Bupati H. Slamet Junaidi pada 25 Juni 2025. Namun, SK tersebut baru diterima oleh Ahmad Rasul pada 3 Juli 2025.

Baca juga :  Membanggakan! Atlet Judo Sampang Sabet Medali Emas di Kejurnas

“Ada jeda waktu yang cukup lama dalam penerbitan SK yang saya terima. Ini menimbulkan pertanyaan bagi saya,” ucapnya.

Terkait tuduhan tidak aktif di kantor, Rasul membantah keras. Ia menilai peran anggota Dewan Pendidikan tidak hanya terfokus di kantor, melainkan lebih banyak menyerap aspirasi langsung dari masyarakat dan melakukan pemantauan di lapangan.

“Tugas Dewan Pendidikan adalah turun ke bawah, ke sekolah-sekolah dan masyarakat, bukan sekadar duduk manis di kantor. Justru kerja lapangan jauh lebih produktif,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia menyayangkan tidak adanya mekanisme pembinaan atau teguran sebelum keputusan pemberhentian diambil.

Baca juga :  Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi, Pemkab Sampang Dapat “Resep Rahasia” dari Project HOPE

Menurutnya, Ketua Dewan Pendidikan tidak pernah memberikan peringatan, baik secara tertulis maupun lisan.

“Kalau memang kinerja saya dianggap kurang, seharusnya ada prosesnya. Panggil saya, beri teguran, minta klarifikasi. Itu etika organisasi yang benar,” lanjutnya.

Ia menilai, proses PAW tersebut sarat subjektivitas dan tidak mencerminkan iklim organisasi yang sehat. Bahkan, ia menyebut Ketua Dewan Pendidikan gagal memimpin lembaga secara kolektif dan transparan.

“Ketua Dewan Pendidikan tidak kooperatif dan gagal memimpin anggotanya,” pungkasnya.

Upaya Klik Madura mengonfirmasi polemik tersebut kepada Ketua Dewan Pendidikan Sampang, Imam Abu Chalid, belum membuahkan hasil.

Baca juga :  BKPSDM Sampang Tegaskan Rekrutmen Nakes Sesuai Kebutuhan

Kantor lembaga tersebut tampak sepi. Sementara, pesan WhatsApp dan panggilan telepon belum direspons. (ibn/pw)

Berita Terkait

Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya
Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang
Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah
Rumah Warga Rapa Laok Sampang Dibobol Maling, Kerugian Tembus Rp111 Juta
Lepas dari Pengawasan, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kali Kamoning Sampang
Polsek Camplong Amankan Tiga Motor Balap Liar di Perbatasan Sampang–Pamekasan
Polsek Kedungdung Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Lokasi Dibersihkan dan Tenda Dibakar
Bupati Sampang Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kadis, Sekdis, Kabag, Camat hingga Lurah Dirotasi, Berikut Daftarnya!

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:14 WIB

Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16 WIB

Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 20 November 2025 - 08:44 WIB

Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Senin, 17 November 2025 - 12:53 WIB

Rumah Warga Rapa Laok Sampang Dibobol Maling, Kerugian Tembus Rp111 Juta

Minggu, 16 November 2025 - 12:21 WIB

Lepas dari Pengawasan, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kali Kamoning Sampang

Berita Terbaru

Opini

Control Freak dan Harakiri Kebudayaan

Jumat, 27 Feb 2026 - 02:21 WIB