Ketua Panwascam Omben Sampang Akui Dana Perdin PTPS Belum Dicairkan

- Jurnalis

Minggu, 12 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Polemik dana perjalanan dinas (perdin) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang belum dicairkan terus menggelinding. Ketua Panwascam Omben, Makmun, pun akhirnya angkat bicara.

Makmun mengakui bahwa dana perdin PTPS belum dicairkan. Namun, hal itu bukan karena faktor kesengajaan. Melainkan, karena ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.

“Untuk mencairkan dana perdin dari Bank itu ada persyaratannya. Tidak bakalan dicairkan jika persyaratannya belum lengkap,” katanya.

Salah satu pemicu anggaran perdin itu belum cair karena surat pertanggungjawaban (SPj) anggota PTPS belum disetorkan kepada Bawaslu Kabupaten. Sebab, SPj belum terkumpul secara keseluruhan.

Baca juga :  Dalami Dugaan Penyimpangan Proyek RKB, Kejari Periksa 60 Orang Saksi Termasuk Kadisdik Sampang

“Mulai dari bulan November dan Desember belum dikumpulkan ke Bawaslu Kabupaten, masih banyak berkas yang kurang, berkasnya masih ada di kantor,” lanjutnya.

Makmun mengaku masih mengerjakan berkas-berkas hasil pengawasan dari anggota PTPS. Serta, menunggu anggota PTPS yang belum menyetorkan surat pertanggungjawabannya.

“Pengumpulan SPj masih lama. Anggota PTPS masih belum mengumpulkan, banyak tugasnya yang belum selesai, masih banyak gugatan-gugatan di Kecamatan Omben karena kerja mereka tidak benar. Ada PHPU dan PSU, karena pengawasannya tidak benar, ini masih kita kerjakan,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu anggota PTPS yang enggan disebutkan namanya berjanji akan segera berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Sampang.

Baca juga :  Jelang Pilkada 2024, IKBAS MPW Karang Penang Ajak Santri Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

Tujuannya, agar segera diketahui duduk persoalan yang menyebabkan perdin itu tidak kunjung cair. “Kami tidak ingin hak kami dirampas oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Capaian Retribusi Parkir Sampang Baru 31 Persen, Dishub Berdalih Jukir Tak Setor Penuh
Perselisihan Asap Dagangan Berujung Laporan Polisi, Dokter di Sampang Dipanggil Penyidik
Anggaran Rp208 Juta Sudah Disiapkan, Pengadaan Karpet Lima Lapangan Bulu Tangkis di Sampang Masih Tanpa Spesifikasi
Kejari Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Penggelapan PPh Pegawai RSUD Sampang, Kerugian Negara Berpotensi Membengkak
Limbah Dapur MBG Diduga Meluap hingga Badan Jalan, Jadi PR Lingkungan Warisan Eks Kepala DLH Sampang
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas di Sreseh Resmi Naik Tahap Penyidikan
Proyek P3-TGAI Sampang di Delapan Kecamatan Disorot
Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik, Kasus Dugaan Penggelapan SHM Nomor 817 Masih Menggantung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Capaian Retribusi Parkir Sampang Baru 31 Persen, Dishub Berdalih Jukir Tak Setor Penuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Perselisihan Asap Dagangan Berujung Laporan Polisi, Dokter di Sampang Dipanggil Penyidik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Anggaran Rp208 Juta Sudah Disiapkan, Pengadaan Karpet Lima Lapangan Bulu Tangkis di Sampang Masih Tanpa Spesifikasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Kejari Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Penggelapan PPh Pegawai RSUD Sampang, Kerugian Negara Berpotensi Membengkak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Limbah Dapur MBG Diduga Meluap hingga Badan Jalan, Jadi PR Lingkungan Warisan Eks Kepala DLH Sampang

Berita Terbaru