Kasatreskrim Polres Sampang Wariskan Tunggakan Sejumlah Kasus Kekerasan Seksual

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MDW, Siti Farida. (KLIKMADURA)

Ketua MDW, Siti Farida. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA — Lembaga pemantau kebijakan publik Madura Development Watch (MDW) menyoroti lambannya penanganan kasus kekerasan dan pencabulan terhadap anak di Kabupaten Sampang.

Menjelang masa purna tugas Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Safril Selfianto, publik mulai menagih tanggung jawab atas sederet kasus yang belum menunjukkan arah penyelesaian hukum yang jelas.

Ketua MDW, Siti Farida, menilai masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum, terutama dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan yang kerap berlarut-larut tanpa kepastian.

“Saat pelaku masih berkeliaran di kampungnya, polisi sibuk dengan pengumpulan barang bukti. Padahal korbannya sudah jelas. Baru setelah kami desak dan turun jalan, baru ada tindakan,” tegasnya, Kamis (23/10/2025).

Baca juga :  Pemkab Sampang Siapkan 8 Hektare Lahan, Sekolah Rakyat Gratis ala Prabowo Segera Dibangun di Camplong

Menurut Farida, lemahnya keberpihakan aparat menjadi indikator utama mandeknya keadilan bagi korban. Dia menegaskan, kasus kekerasan terhadap anak bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap kemanusiaan.

“Masyarakat sudah mulai menilai sendiri. Kalau korban anak kecil saja tidak segera ditangani, bagaimana dengan kasus lainnya,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sorotan MDW semakin kuat setelah sejumlah kasus kekerasan seksual di Sampang mencuat ke permukaan. Salah satunya, kasus pencabulan terhadap remaja berusia 17 tahun yang dilaporkan sejak Agustus, namun hingga kini terduga pelaku masih bebas berkeliaran.

Baca juga :  PW Ansor Jatim Soroti Maraknya Tambang Galian C Ilegal di Madura

Kasus serupa juga terjadi pada September 2025. Puluhan mahasiswa dan warga turun ke jalan menggelar demonstrasi di depan Mapolres Sampang, menuntut agar polisi segera menuntaskan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang diduga mandek di tahap penyidikan.

MDW menilai gelombang aksi itu adalah bentuk nyata kekecewaan masyarakat terhadap kinerja penegak hukum.

“Aparat tidak boleh menunggu tekanan publik baru bergerak. Kasus yang menimpa anak-anak harus jadi prioritas, bukan sekadar formalitas,” tegas Farida.

Ia berharap Polres Sampang melakukan evaluasi menyeluruh agar kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan tidak terus menjadi catatan kelam di ujung masa jabatan pejabat kepolisian.

Baca juga :  Ditinggal Panen Tembakau, Rumah Warga Di Sampang Ludes Dilalap Si Jago Merah

“Kami tidak ingin kasus-kasus ini terus menjadi noda di tengah masyarakat. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkasnya. (san/nda)

Berita Terkait

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total
Dramatis! Sapi Terperosok ke Sumur di Sampang, Dievakuasi Selamat Setelah 3 Jam 

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius

Berita Terbaru