Insiden Pembacokan di Kecamatan Ketapang Sampang Diduga Dipicu Persoalan Pilkada, Satu Orang Tewas

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Insiden berdarah terjadi di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Minggu (17/11/2024). Diduga, kejadian tersebut dipicu persoalan Pilkada.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie membenarkan kejadian pembacokan tersebut. Namun, dia belum bisa membeberkan kronologis kejadiannya.

Alasannya, karena polisi sedang melakukan penyelidikan di lapangan. Setelah hasil penyelidikan rampung, akan disampaikan secara terbuka kepada publik.

“Benar (ada kejadian pembacokan), saat ini tim sedang melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut, mohon tunggu hasil pemeriksaan untuk informasi secara lengkap, nanti insyaallah ada konferensi pers,” ujarnya.

Baca juga :  Berdalih Sering Dimarahi, Keponakan di Sampang Bantai Paman hingga Tewas 

Klik Madura menerima pesan suara yang berisi tentang penjelasan kronologis kejadian tersebut. Menurut isi pesan suara itu, kejadian itu bertepatan dengan kunjungan Calon Bupati Sampang H. Slamet Junaidi ke salah satu kiai di Desa Ketapang Laok.

“Aba Idi (H. Slamet Junaidi) diundang ke kediaman KH. Mualli di Desa Ketapang Laok, beliau tidak ada acara lain, hanya dalam bentuk menghargai sehingga menghadiri undangan tersebut sekaligus silaturahmi,” ungkap seseorang dalam pesan suara yang beredar.

Setelah selesai acara, Aba Idi beranjak pulang. Namun, ternyata ada mobil kijang menghadang di jalan yang akan dilewati. Akhirnya rombongan keluar dengan melewati jalur lain.

Baca juga :  Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Namun, di jalan itu masih ada penghadangan dengan gorong-gorong. Tim yang membersamai paslon nomor urut 02 itu memindahkan gorong-gorong tersebut dan berhasil melewati aksi penghadangan itu.

Kemudian, beberapa warga yang melakukan penghadangan itu mendatangi kediaman kiai tempat Aba Idi bertamu. Lalu, terjadilah cekcok hingga berujung pembacokan.

Dalam video yang beredar, korban mengalami luka berat di area kepala, tubuh dan paha. Korban tewas setelah memperoleh perawatan.

Korban diketahui warga Pamekasan yang berkeluarga ke Desa Ketapang Daya. Alhmarhum juga disebut sebagai pendukung Paslon H. Slamet Junaidi – H. Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh). (zhr/diend)

Baca juga :  Bawa Istri Orang Malam Hari, Pria Asal Pamekasan Tewas Dibacok

Berita Terkait

Seorang Pria di Kecamatan Ketapang Disekap, Diduga Dipicu Urusan Hutang Rp300 Juta
Capaian Retribusi Parkir Sampang Baru 31 Persen, Dishub Berdalih Jukir Tak Setor Penuh
Perselisihan Asap Dagangan Berujung Laporan Polisi, Dokter di Sampang Dipanggil Penyidik
Anggaran Rp208 Juta Sudah Disiapkan, Pengadaan Karpet Lima Lapangan Bulu Tangkis di Sampang Masih Tanpa Spesifikasi
Kejari Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Penggelapan PPh Pegawai RSUD Sampang, Kerugian Negara Berpotensi Membengkak
Limbah Dapur MBG Diduga Meluap hingga Badan Jalan, Jadi PR Lingkungan Warisan Eks Kepala DLH Sampang
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas di Sreseh Resmi Naik Tahap Penyidikan
Proyek P3-TGAI Sampang di Delapan Kecamatan Disorot

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Seorang Pria di Kecamatan Ketapang Disekap, Diduga Dipicu Urusan Hutang Rp300 Juta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:32 WIB

Capaian Retribusi Parkir Sampang Baru 31 Persen, Dishub Berdalih Jukir Tak Setor Penuh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Perselisihan Asap Dagangan Berujung Laporan Polisi, Dokter di Sampang Dipanggil Penyidik

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Anggaran Rp208 Juta Sudah Disiapkan, Pengadaan Karpet Lima Lapangan Bulu Tangkis di Sampang Masih Tanpa Spesifikasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Kejari Periksa 20 Saksi Kasus Dugaan Penggelapan PPh Pegawai RSUD Sampang, Kerugian Negara Berpotensi Membengkak

Berita Terbaru