Dana Pajak Rp 3,3 Miliar Raib di RSMZ, Inspektorat Serahkan Audit ke Kejari Sampang

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektur Inspektorat Sampang, Ariwibowo Sulistyo. (KLIKMADURA)

Inspektur Inspektorat Sampang, Ariwibowo Sulistyo. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Inspektorat Sampang akhirnya buka suara terkait dugaan penggelapan pajak penghasilan (PPh) pegawai RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ).

Hasil audit dugaan penggelapan PPh 21 pegawai tersebut sudah diserahkan ke Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, lalu diteruskan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang.

Inspektur Inspektorat Sampang, Ariwibowo Sulistyo mengatakan setiap tahun pihaknya melakukan audit bergiliran terhadap organisasi perangkat daerah (OPD). Tahun ini giliran audit dilakukan di RSUD dr. Mohammad Zyn.

”Saat melakukan audit rutin di RSMZ, kami mendapat informasi adanya dugaan penggelapan PPh 21 pegawai. Dari informasi tersebut kemudian kami dalami dalam audit resmi,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Baca juga :  Diimingi Keuntungan Besar Trading Forex, Uang Rp 160 Juta Milik Warga Sampang Lenyap

Ariwibowo mengakui ada temuan PPh pegawai yang tidak disetorkan ke negara melalui KPP dan KP2KP Pratama Sampang. Namun, inspektorat tidak bisa membukanya ke publik karena terikat kode etik.

”Memang ada temuan PPh tidak disetorkan oleh pihak berwenang di RSMZ. Akan tetapi kami tidak bisa menjelaskan detail kepada publik,” ungkapnya.

Menurutnya, laporan hasil pemeriksaan (LHP) sudah diserahkan kepada bupati Sampang. Direktur RSMZ juga menerima tembusan LHP pada Juli 2025.

Audit yang dilakukan tahun ini berkaitan dengan realisasi kegiatan RSMZ pada 2024. Namun, karena ada dugaan penggelapan PPh, audit diperpanjang hingga 2023.

Baca juga :  Jasad Bayi yang Ditemukan di Kamar Mandi RSUD Sampang Ternyata Hasil Hubungan Gelap

Inspektorat memastikan tidak main-main dalam menindaklanjuti temuan tersebut. Hasil audit pun sudah dilimpahkan ke aparat penegak hukum (APH).

”Kami sudah bersurat dan berkoordinasi dengan Kejari Sampang untuk menindaklanjuti hasil audit kami,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Sampang, Diecky E.K. Andriansyah belum bisa dimintai keterangan. Petugas PTSP Kejari menyebut Diecky izin sakit selama dua hari, sedangkan kepala Kejari tidak berada di kantor.

”Bapak Diecky tidak masuk, izin dua hari karena sakit,” ucap salah satu petugas PTSP Kejari.

Berdasarkan informasi, penggelapan PPh pegawai RSMZ berlangsung sejak 2023 hingga 2025 dengan nilai mencapai Rp 3,3 miliar.

Baca juga :  Pilkada Sampang, Paslon Mandat dan Jimad Sakteh Nyatakan Tolak Kampanye Berbau SARA, Politik Uang dan Berita Hoaks

Dana tersebut diduga masuk ke kantong pribadi seorang pegawai berinisial W yang saat itu bertugas di Bagian Keuangan.

Namun kini, W dikabarkan sudah dimutasi ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSMZ. Kasus ini pun menunggu tindak lanjut dari Kejari Sampang. (san/nda)

Berita Terkait

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total
Dramatis! Sapi Terperosok ke Sumur di Sampang, Dievakuasi Selamat Setelah 3 Jam 

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius

Berita Terbaru