Ratusan Masyarakat Pamekasan Kembali Turun Jalan Tolak Rekapitulasi Hasil Pemilu

- Jurnalis

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penolakan rekapitulasi hasil pemilu 2024 di tingkat kabupaten terus berlanjut.

Pemicunya, karena laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu belum ditindaklanjuti oleh KPU maupun Bawaslu Pamekasan.

Basri selaku korlap aksi menyampaikan, pihaknya akan terus turun jalan sampai tuntutan yang disampaikan diselesaikan.

Yakni, dilakukan penghitungan ulang dan pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang diduga kuat terjadi kecurangan.

Pria yang akrab disapa Ibas itu menyampaikan, terjadi banyak pengelembungan suara di beberapa kecamatan.

Di antaranya, seperti dapil V tepatnya di Kecamatan Larangan dan dapil I di Kecamatan Pamekasan Kota Pamekasan.

Baca juga :  DLH Pamekasan Terima Laporan Pencemaran Lingkungan di Lima Titik Lokasi

“Banyak surat suara yang tidak dicoblos tapi di rekap, apalagi di berapa kecamatan terjadi penggelembungan suara yang luar biasa, seperti Kecamatan Larangan itu sangat luar bisa kecurangannya,” ujarnya saat berorasi.

Caleg DPR RI Partai Gerindra itu meminta KPU membuka kotak suara. Kemudian, dilakukan penghitungan ulang.

“Silahkan buka kotak suara lalu pertontonkan kepada kami, kami akan menerima apapaun hasilnya,” katanya.

Ibas meminta agar KPU dan Bawaslu berani memindak tegas terhadap anggotanya yang melanggar aturan.

“Penjarakan oknum KPU, PPK, PPS, KPPS yang diduga kuat terlibat dalam peraktik money politic,” pintanya. (ibl/diend)

Baca juga :  Netfid Pamekasan Sebut Sosialisasi Pemilu 2024 Kurang Greget

Berita Terkait

Meski Ada Upaya Damai, Polres Pamekasan Tancap Gas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Lora
ASN Pamekasan WFH Setiap Jumat, Bupati Tekankan Efisiensi dan Perubahan Budaya Kerja
Berangkat Ngantor Naik Sepeda, Kadisdikbud Pamekasan Ajak ASN Hemat BBM Sekaligus Jaga Kebugaran
Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik
Keterangan Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Berbeda dari BAP, Kuasa Hukum Korban Berharap Hukuman Seumur Hidup
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Pamekasan Siapkan Edaran Hemat BBM
SPPG Yayasan As-Salman Ditutup BGN, Ribuan Siswa di Pamekasan Belum Terima MBG
Setahun Jabatan Bupati-Wabup, Ketua Dewan Minta Fokus Reformasi Birokrasi dan Kurangi Seremonial

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 12:03 WIB

Meski Ada Upaya Damai, Polres Pamekasan Tancap Gas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Lora

Kamis, 2 April 2026 - 08:41 WIB

ASN Pamekasan WFH Setiap Jumat, Bupati Tekankan Efisiensi dan Perubahan Budaya Kerja

Kamis, 2 April 2026 - 05:29 WIB

Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik

Rabu, 1 April 2026 - 13:32 WIB

Keterangan Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Berbeda dari BAP, Kuasa Hukum Korban Berharap Hukuman Seumur Hidup

Rabu, 1 April 2026 - 12:31 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Pamekasan Siapkan Edaran Hemat BBM

Berita Terbaru

Opini

Fikrah Lingkungan untuk Sumenep Berkelanjutan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 02:03 WIB

Opini

Trump, Tuan yang Mahasyahwat

Jumat, 3 Apr 2026 - 07:17 WIB