Pilkada Sumenep, DPW PPP Jatim Sebut Achmad Fauzi Sangat Ideal Berpasangan dengan Kiai Fikri 

- Jurnalis

Rabu, 24 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur Dr. H. RP. Mujahid Anshori.

Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur Dr. H. RP. Mujahid Anshori.

SUMENEP || KLIKMADURA – Pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep sudah di depan mata. Sejumlah pihak memprediksi kontestasi politik lima tahunan itu hanya akan diikuti satu pasangan calon.

Yakni, Achmad Fauzi Wongsojudo selaku calon incumbent. Mengenai calon wakilnya, masih dalam tahap lobi antar elite politik.

Prediksi tersebut sepertinya akan menjadi nyata. Sebab, Kiai Ali Fikri yang digadang menjadi pesaing kuat Achmad Fauzi sampai sekarang belum mengantongi rekomendasi.

Bahkan, DPW PPP Jawa Timur menyebut, sangat memungkinkan akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan di pilkada Sumenep.

Baca juga :  Bikin Kekuatan Besar, PKB-PPP Dikabarkan Bakal Bersatu Usung Calon Sendiri di Pilkada Pamekasan

Wakil Ketua DPW PPP Jawa Timur Dr. Raden Panji (RP) Mujahid Anshori mengatakan, sangat memungkinkan partai berlambang kakbah itu berkoalisi dengan PDI Perjuangan.

Sebab, dua partai tersebut memiliki sejarah panjang dalam berkoalisi. Bahkan, pada zaman orde baru, pernah berkoalisi dengan sebutan Koalisi Mega-Bintang.

Kemudian, koalisi tersebut berlanjut pada pagelaran pemilihan-pemilihan berikutnya. Ketika Megawati mencalonkan diri sebagai presiden, wakilnya dari PPP.

“Terbaru, pada Pemilu 2024 PDI Perjuangan dan PPP juga berkoalisi. Jadi, sangat memungkinkan koalisi itu berlanjut hingga Pilkada, termasuk Sumenep,” katanya.

Baca juga :  Kenakan Baju Sakera, Prof. Mahfud MD Singgung Soal Kekayaan Alam Madura Saat Debat Cawapres

RP. Mujahid Anshori menyampaikan, menurut analisanya, sangat ideal jika koalisi PDI Perjuangan dan PPP terjadi di Pilkada Sumenep.

Sosok Achmad Fauzi Wongsojudo selaku calon dari partai banteng moncong putih sangat tepat jika berpasangan dengan Kiai Ali Fikri dari PPP.

“Bisa saja (Kiai Ali Fikri) direkom sebagai calon bupati atau calon wakil bupati, tergantung pada keputusan DPP,” katanya.

Namun demikian, RP. Mujahid Anshori belum bisa memastikan keputusan dari DPP PPP. Sebab, keputusan akhir mengenai calon yang akan diusung merupakan ranah pengurus pusat.

Baca juga :  DPW PPP Jatim: Jika Kiai Fikri Direkom Nyalon Wabup Sumenep, Harus Siap!

Jika para elite partai di tingkatakan DPP bersepakat berkoalisi, maka seluruh komponen partai baik di tingkat DPW maupun DPC harus menjalankan keputusan partai itu.

“Kalau para elite partai sudah klik, maka koalisi itu bisa terjadi, meski pun di tingkat daerah ada yang kurang sejalan misalnya,” tutup RP. Mujahid Anshori. (pen)

Berita Terkait

Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Warga di Batu Putih, Polisi Dalami Dugaan Bahan Mercon
Tak Pasti Dapat THR, 5.224 PPPK Paruh Waktu di Sumenep Gigit Jari
Lakpesdam NU Sumenep Rumuskan Pengawalan Isu Lingkungan, Bahas Fosfat hingga Migas
PCNU Sumenep Teguhkan Komitmen Aswaja dan Perkuat Transformasi Organisasi
Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim
ASOKA PMH & TYTO ALBA Mendominasi! JAMSTA Regional Madura 2026 Pecahkan Rekor Kemenangan
Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan
Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:43 WIB

Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Warga di Batu Putih, Polisi Dalami Dugaan Bahan Mercon

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:31 WIB

Tak Pasti Dapat THR, 5.224 PPPK Paruh Waktu di Sumenep Gigit Jari

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:12 WIB

Lakpesdam NU Sumenep Rumuskan Pengawalan Isu Lingkungan, Bahas Fosfat hingga Migas

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:57 WIB

PCNU Sumenep Teguhkan Komitmen Aswaja dan Perkuat Transformasi Organisasi

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:05 WIB

Di Rumah Penuh Kenangan Bersama Sang Ibu, Bang Bani Hadirkan Cahaya untuk 2.000 Anak Yatim

Berita Terbaru

Opini

Sahur Kebijakan Publik

Rabu, 11 Mar 2026 - 12:32 WIB