Upacara Harjad Pamekasan Gunakan Bahasa Madura, Bupati Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Daerah

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat memimpin upacara harjad ke-495 Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat memimpin upacara harjad ke-495 Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Upacara puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) Pamekasan ke-495 berlangsung khidmat dan istimewa, Senin (3/11/2025).

Seluruh rangkaian acara menggunakan bahasa Madura, menjadikan momentum tersebut semakin hangat dan penuh makna budaya.

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan bahwa penggunaan bahasa Madura merupakan bentuk penghargaan terhadap warisan budaya lokal yang harus terus dijaga.

“Sehingga ketika budaya yang lain tetap kita genggam erat, kemudian bahasa kita laksanakan, maka Insyaallah etnis Madura akan tetap bertahan,” terang Kai Khalilurrahman.

Baca juga :  Kabar Gembira! BPJS Kesehatan Nonaktif di Pamekasan Kini Bisa Diaktifkan Kembali

Bupati juga mengungkapkan rasa syukur karena Kabupaten Pamekasan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Pamekasan masuk dalam 10 daerah yang dinilai berkomitmen dalam pelestarian bahasa daerah.

“Alhamdulillah kita harus semangat melestarikan bahasa ibu kita, terutama di sektor pendidikan, di sekolah-sekolah,” tegasnya.

Menurutnya, peringatan Harjad ke-495 ini menjadi momentum untuk mengingat dan menghargai sejarah panjang Pamekasan.

Dia mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal perjalanan sejarah daerah agar tidak kehilangan jati diri.

“Sehingga kita ingin mengedukasi kaula muda, juga anak-anak kita untuk mengenal lika-liku perjalanan sebuah bangsa dan etnis hingga mencapai titik ini. Sangat penting itu,” tutupnya. (enk/nda)

Baca juga :  Ingin Hasil Maksimal, DPRD Pamekasan Bahas Empat Raperda Melalui Pansus

Berita Terkait

CV Raya Ilmi Menang Lelang Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar, DPRD Siapkan Pengawasan Ketat
Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif
AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:38 WIB

Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 08:26 WIB

Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Berita Terbaru