Ulah Mafia Diduga Jadi Pemicu Kelangkaan Solar di Pamekasan, Aktivis hingga Nelayan Bakal Turun Jalan

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis FORMAASI Iklal Iljas Husein. (DOK. KLIKMADURA)

Aktivis FORMAASI Iklal Iljas Husein. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kelangkaan solar di Kabupaten Pamekasan memicu keresahan masyarakat. Aktivis, nelayan, hingga petani menduga permainan mafia menjadi biang minimnya ketersediaan solar subsidi itu.

Aktivis Formaasi, Iklal mengungkapkan, persoalan kelangkaan solar ini bukan lagi sekadar isu teknis distribusi. Ia menilai ada indikasi kuat praktik mafia yang secara terstruktur bermain di balik keterbatasan solar subsidi di Pamekasan.

Menurutnya, hasil penelusuran lapangan menunjukkan berbagai modus kecurangan. Mulai dari dugaan jual-beli rekomendasi pembelian solar hingga pengalihan jatah solar yang seharusnya diterima nelayan dan petani, tetapi dialihkan untuk kepentingan lain.

Baca juga :  722 Guru PPPK Paruh Waktu di Pamekasan Belum Digaji, Pemkab Tunggu Skema APBD

“Solar subsidi ini hak masyarakat kecil. Tapi kenyataannya, diduga kuat ada jual-beli rekomendasi dan pengalihan penggunaan. Ini bukan kesalahan teknis, ini permainan,” tegas Iklal kepada Klikmadura.com.

Dampak dari permainan tersebut sangat terasa. Banyak nelayan terpaksa mengurangi aktivitas melaut karena tidak mendapatkan solar. Petani pun ikut terpukul karena tidak bisa mengoperasikan mesin pertanian.

Iklal menegaskan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia bersama kelompok nelayan dan petani berencana menggelar aksi turun jalan pekan depan. Surat pemberitahuan aksi disebut sudah masuk ke beberapa pihak terkait.

Baca juga :  Reaktivasi Rel Kereta Api dan Pembangunan Tol Madura Dinilai Harus Segera Direalisasikan

“Kami sudah siapkan aksi. Tujuannya untuk menuntut pemerintah bertindak dan mengembalikan solar subsidi kepada yang berhak. Kami akan kawal persoalan ini sampai tuntas,” tegasnya.

Aksi tersebut rencananya digelar di dinas terkait. Massa juga akan menyampaikan aspirasi mereka langsung kepada Bupati Pamekasan terkait dugaan kuat adanya permainan mafia dalam pendistribusian solar subsidi.

Iklal bahkan menegaskan, jika dugaan mafia ini benar adanya, pihaknya mendorong agar persoalan tersebut diproses oleh aparat penegak hukum.

Mengingat solar merupakan barang subsidi pemerintah, praktik semacam itu tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai tindak pidana..

Baca juga :  Puluhan Generasi Z di Pamekasan Antusias Ikuti BTS Klik Madura

“Jika dugaan mafia ini terbukti, harus diproses hukum. Jangan sampai rakyat kecil terus jadi korban sementara oknum-oknum tertentu menikmati keuntungan,” tegas aktivis tersebut.

Ia berharap, setelah persoalan ini diusut hingga akar-akarnya, distribusi solar di Pamekasan kembali normal. Serta, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak. (nda)

Berita Terkait

Jelang Iduladha, Peternakan Haji Hasan di Teja Timur Diserbu Pembeli Kambing Qurban
Sebulan Pisah Ranjang, Pria di Pamekasan Aniaya Istri dan Adik Ipar
Imigrasi Pamekasan Peduli, Puluhan Warga Panglegur Dapat Sembako dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Anggaran Pemeliharaan Jalan Pamekasan Tembus Rp 10,7 Miliar, 30 Paket Disiapkan
PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG
1.000 Murid SMP di Pamekasan Bakal Dapat Beasiswa, Disdikbud Siapkan Bantuan Rp 500 Ribu per Anak
Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar
Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:16 WIB

Jelang Iduladha, Peternakan Haji Hasan di Teja Timur Diserbu Pembeli Kambing Qurban

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:06 WIB

Sebulan Pisah Ranjang, Pria di Pamekasan Aniaya Istri dan Adik Ipar

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:32 WIB

Imigrasi Pamekasan Peduli, Puluhan Warga Panglegur Dapat Sembako dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:26 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Pamekasan Tembus Rp 10,7 Miliar, 30 Paket Disiapkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:16 WIB

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG

Berita Terbaru

Ketua Satgas MBG Pamekasan, H. Sukriyanto berbincang dengan para pengurus PMMKP di Desa Mapper, Kecamatan Proppo, Pamekasan. (ISTIMEWA)

Pamekasan

PMMKP Konsolidasi Pengurus, Perkuat Pengawasan Program MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:16 WIB