PAMEKASAN || KLIKMADURA – Universitas Islam Madura (UIM) terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas akademik. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menggandeng Guru Besar Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., dalam kegiatan Sarasehan dan Dialog Dosen.
Acara ini digelar selama dua hari, Kamis–Jumat (11–12/9/2025), dengan fokus memberikan strategi praktis menembus jurnal bereputasi sekaligus mempercepat kenaikan jabatan fungsional (jafung) dosen.
Wakil Rektor UIM, Dr. H. Mohammad Subhan, MA., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan investasi penting universitas demi memperkuat kapasitas para dosen.
“Kegiatan ini adalah ikhtiar kami untuk bersama-sama meningkatkan kualitas proses mahasiswa. Dosen adalah pilar sekaligus aset utama perguruan tinggi, dan hal ini menjadi bagian dari upaya UIM meraih akreditasi unggul,” ujarnya.
Saking pentingnya acara ini, pihak kampus bahkan meliburkan seluruh aktivitas perkuliahan selama dua hari agar semua dosen dapat mengikuti kegiatan hingga tuntas.
Dengan mengusung tema besar “Membangun Tradisi Akademik Pesantren”, acara ini diharapkan mampu mengintegrasikan nilai spiritual pesantren dengan tuntutan akademik modern yang kompetitif.
Sementara itu, Prof. Ahmad Taufiq menilai para dosen UIM memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah nasional hingga internasional. Menurutnya, kunci utama adalah konsistensi dan kolaborasi.
“Melihat semangat dan potensi para dosen, saya yakin dalam dua sampai tiga tahun ke depan UIM mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Langkah UIM ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi berbasis pesantren tersebut dalam membangun tradisi akademik yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing global. (ham/nda)














