Siswa SDN Panglegur 3 Belajar Keimigrasian Lewat Office Tour di Kanim Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Muttaqin menemani siswa-siswi SDN Panglegur 3 saat melakukan office tour. (ISTIMEWA)

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Muttaqin menemani siswa-siswi SDN Panglegur 3 saat melakukan office tour. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan melaksanakan hari kedua program Immigration Public Awareness and Community Teaching (IMPACT) atau Imigrasi Mengajar bersama siswa-siswi SDN Panglegur 3, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dikemas melalui office tour untuk memberikan pengalaman belajar langsung mengenai tugas dan fungsi keimigrasian.

Para siswa tiba di Kantor Imigrasi Pamekasan dan mengikuti rangkaian kunjungan ke sejumlah area pelayanan. Mereka diajak mengenal pelayanan paspor, Customer Service, ruang cetak paspor, hingga Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKKIM).

Melalui kunjungan tersebut, siswa memperoleh gambaran tentang proses pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. Mereka juga diperkenalkan terhadap peran Imigrasi dalam memberikan pelayanan publik.

Baca juga :  Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Muttaqin menyampaikan, program IMPACT menjadi sarana edukasi yang dikemas secara menyenangkan bagi pelajar.

Dengan metode belajar langsung, siswa diharapkan lebih mudah memahami peran Imigrasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Anak-anak tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana pelayanan keimigrasian berjalan. Kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa Imigrasi hadir untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” katanya.

Agar materi lebih mudah dipahami, para siswa juga mengikuti simulasi pelayanan paspor melalui permainan peran atau role play. Dalam sesi tersebut, mereka berkesempatan menjadi petugas Imigrasi maupun pemohon paspor.

Melalui simulasi itu, siswa dapat merasakan langsung tahapan pelayanan yang dilakukan petugas Imigrasi. Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dan mendapat respons antusias dari para peserta.

Baca juga :  Diduga Main Serong dengan Honorer Satpol PP Pamekasan, Seorang Istri Dipolisikan Suami

Setelah mengikuti office tour, kegiatan dilanjutkan di Aula Ratu Pamelingan. Para siswa menerima materi edukatif mengenai penggunaan gadget secara bijak, pemanfaatan teknologi untuk kegiatan positif, pengelolaan keuangan sejak dini, literasi keimigrasian, serta motivasi belajar.

Suasana kegiatan semakin hidup dengan kuis dan permainan edukatif. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan.

Muttaqin menambahkan, edukasi kepada generasi muda tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan keimigrasian. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat belajar, rasa cinta tanah air, serta keberanian dalam meraih cita-cita.

Baca juga :  Meski Sudah Muncul Nama Tiga Besar, Lelang Jabatan di Pamekasan Berpotensi Gagal

“Harapan kami, kegiatan ini dapat memberi pengalaman positif bagi para siswa. Mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, bijak menggunakan teknologi, cinta tanah air, dan memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-citanya,” ujarnya.

Sebagai bentuk refleksi, siswa dan guru SDN Panglegur 3 menuliskan harapan, cita-cita, serta pesan dan kesan pada media “Pohon Harapan dan Terima Kasih”. Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan puisi dan Tari Pajer Lagghu yang dibawakan para siswa.

Pada kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Pamekasan menyerahkan paket perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar. Seluruh rangkaian program IMPACT berlangsung aman, tertib, dan lancar. (nda)

Berita Terkait

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia
13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas
125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:34 WIB

Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN

Jumat, 25 September 2026 - 03:11 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Kamis, 24 September 2026 - 08:43 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia

Berita Terbaru