PAMEKASAN || KLIKMADURA – RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan menambah 10 unit alat Hemodialisis (HD) atau cuci darah. Penambahan tersebut membuat total alat HD yang dimiliki rumah sakit daerah itu menjadi 19 unit, dari sebelumnya sembilan unit yang sudah beroperasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat menyampaikan, saat ini alat tambahan masih dalam tahap pemasangan. Secara teknis, pemasangan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.
“Sekarang ada sembilan alat, ditambah 10 alat, totalnya menjadi 19 alat HD. Insyaalah akhir bulan juni sudah rampung pemasangan,” katanya.
dr. Syaiful mengaku bahwa alat yang telah terpasang belum bisa langsung difungsikan untuk pelayanan. Menurutnya, operasional layanan harus menunggu selesainya seluruh proses perizinan yang diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan.
Perizinan tersebut meliputi rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, rekomendasi dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), serta perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Termasuk harus memperoleh persetujuan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Estimasi kami, akhir September atau awal Oktober sudah bisa beroperasi, karena izin terakhir juga harus melalui BPJS Kesehatan,” ujarnya.
dr. Syaiful menjelaskan bahwa pembangunan gedung dan penyediaan alat HD tidak menggunakan anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), melainkan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak penyedia alat HD.
“Bangunan ruang HD ini dibangun oleh penyedia alat. Nantinya akan diserahkan kepada kami dalam bentuk hibah atau CSR kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui rumah sakit,” tandasnya. (ibl/nda).













