Program Segar Rp7,9 Miliar Belum Terealisasi, Pemkab Pamekasan Berdalih Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani mengais garam di lahan pegaraman Dusun Bengkal, Desa Lembung, Kecamatan Galis, Pamekasan. (KLIKMADURA)

Petani mengais garam di lahan pegaraman Dusun Bengkal, Desa Lembung, Kecamatan Galis, Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program Pengembangan Sentra Ekonomi Garam Rakyat (Segar) senilai Rp7,9 miliar yang dialokasikan pemerintah pusat untuk Kabupaten Pamekasan hingga kini belum menunjukkan progres pembangunan fisik. Padahal, program tersebut sebelumnya direncanakan mulai dikerjakan pada April 2026.

Kepala Dinas Perikanan Pamekasan Abdul Fata mengatakan, hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat.

Sebab, seluruh pelaksanaan program berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, sementara daerah hanya berperan sebagai penerima manfaat.

“Daerah masih menunggu arahan lanjutan dari pusat. Karena skema program ini terpusat, kami mengikuti tahapan yang ditetapkan,” katanya.

Baca juga :  Bupati Pamekasan Putuskan Guru Libur Penuh Saat Semester, Tetapi Ada Piket Bergiliran

Menurut Fata, sejumlah tahapan awal sebenarnya sudah dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Salah satunya, verifikasi dan validasi (verval) lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan program Segar.

Proses tersebut dilakukan dengan meninjau langsung lokasi yang diusulkan. Tujuannya, memastikan kesiapan lahan sebelum program direalisasikan.

“Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut telah turun langsung melakukan peninjauan. Verval dilakukan di tiga lokasi lahan garam, masing-masing di Desa Dasok, Desa Bunder, dan Desa Majungan, Kecamatan Pademawu,” ujarnya.

Fata berharap seluruh proses administrasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat segera rampung. Dengan demikian, pembangunan Sentra Ekonomi Garam Rakyat di Kabupaten Pamekasan bisa segera direalisasikan.

Baca juga :  Implementasikan Kurikulum Merdeka Berbasis Aswaja, IGPAUDMNU Pamekasan Gelar Workshop Platform Merdeka Mengajar

Menurut dia, keberadaan program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petambak garam. Mengingat Pamekasan menjadi salah satu daerah penghasil garam terbesar di Madura.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan Moh. Faridi menilai program Segar memiliki nilai strategis bagi daerah. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar dirancang dengan matang agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Politikus tersebut mengingatkan agar penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan pemetaan dan kajian yang komprehensif.

Langkah itu penting untuk memastikan program tepat sasaran dan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata.

Baca juga :  Kali, Warga Kadur Pamekasan yang Hilang Saat Cari Kepiting Ditemukan Mengambang Tak Bernyawa

“Harapannya, program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi petambak dan ekonomi daerah, bukan sekadar membangun infrastruktur,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Pamekasan, BPS Ungkap Penyebabnya
Direktur CV Dzarrin Putra Utama, Kontraktor Jalan Bulangan Barat Dijemput Paksa dari Gresik
Utang-Piutang Berujung Polemik, Warga Pademawu Laporkan Dugaan Perampasan Motor
Tiga Kali Mediasi Buntu, Sengketa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Pemeriksaan Pokok Perkara
Membanggakan! SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan Tembus 80 Besar Nasional Program Sahabat Sekolah Dasar Kemendikdasmen
Direktur CV Dzarrin Putra Utama Menghilang, Kejari Pamekasan Ancam Jemput Paksa
49 Warga Terdampak Pelebaran Jalan Menuju Gedung SR Pamekasan
CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Pamekasan, BPS Ungkap Penyebabnya

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Utang-Piutang Berujung Polemik, Warga Pademawu Laporkan Dugaan Perampasan Motor

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Tiga Kali Mediasi Buntu, Sengketa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Pemeriksaan Pokok Perkara

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Membanggakan! SDN Gladak Anyar 3 Pamekasan Tembus 80 Besar Nasional Program Sahabat Sekolah Dasar Kemendikdasmen

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Direktur CV Dzarrin Putra Utama Menghilang, Kejari Pamekasan Ancam Jemput Paksa

Berita Terbaru