PGRI Pamekasan Gelar HUT ke-80, Komitmen Perkuat Lingkungan Pendidikan Bebas Bullying

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGRI Pamekasan Jamil Foto Bersama Forkopimda di Apel dan Resepsi HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025. (SYARIFATUL JANNAH/KLIK MADURA)

Ketua PGRI Pamekasan Jamil Foto Bersama Forkopimda di Apel dan Resepsi HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025. (SYARIFATUL JANNAH/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pamekasan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dengan fokus utama memperkuat lingkungan pendidikan yang bebas dari bullying.

Ketua PGRI Pamekasan, Jamil, mengungkapkan bahwa saat ini para guru dihadapkan pada tantangan yang semakin berat.

Para pendidik harus menghadapi degradasi moral peserta didik serta gempuran teknologi yang begitu luar biasa.

“Guru dituntut tegas dalam membentuk karakter siswa. Namun, kami juga takut dikelirukan, bahkan sampai dibawa ke jalur hukum. Hal inilah yang membuat kami kerap ragu untuk bertindak demi kebaikan murid,” tegasnya.

Baca juga :  Kasatreskrim Polres Pamekasan: Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik On The Track!

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Pamekasan itu meminta dukungan aparat penegak hukum (APH) agar kasus-kasus yang melibatkan guru saat menjalankan tugas pendidikan dapat diselesaikan melalui proses mediasi.

Ia berharap, ada instruksi yang jelas dari APH agar mekanisme restorative justice dapat diterapkan sebelum hukum formal ditegakkan.

Sementara itu, Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurrahman, menegaskan bahwa ke depan perlu ada terobosan konkret untuk memastikan sekolah menjadi ruang yang aman dan menyenangkan bagi para siswa. Oleh sebab itu, pada tahun mendatang ada dua fokus utama yang perlu diperkuat.

Baca juga :  Sisir Wilayah Perairan, Satpolair Polres Pamekasan dan Tim Gabungan Periksa Sejumlah Kapal

“Kita ingin sekolah-sekolah di Pamekasan menjadi ruang yang ramah anak, aman, dan nyaman bagi mereka, terutama dari perundungan. Selain itu, pembelajaran di luar ruangan juga perlu dihidupkan kembali sebagai bagian dari inovasi pendidikan,” tukasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat
Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Ekonomi Desa
Kiai Kholilurrahman Target Juli Tak Ada Lagi Plt Kepsek di Pamekasan
Peringati 10 Muharram, CV Ayunda Permata Sejahtera Santuni 1.000 Anak Yatim
RSUD Smart Pamekasan Tambah 10 Alat Hemodialisis, Target Beroperasi Oktober
Tak Punya Utang, Tetangga Wabup Pamekasan Malah Dituntut Rp500 Juta dalam Sengketa Banner Agunan BNI
Bupati Pamekasan Putuskan Guru Libur Penuh Saat Semester, Tetapi Ada Piket Bergiliran
Pendampingan Diperkuat, DKPP Pamekasan Optimistis Harga Tembakau Petani Naik

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:25 WIB

Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:02 WIB

Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Ekonomi Desa

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:44 WIB

Kiai Kholilurrahman Target Juli Tak Ada Lagi Plt Kepsek di Pamekasan

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:14 WIB

Peringati 10 Muharram, CV Ayunda Permata Sejahtera Santuni 1.000 Anak Yatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:02 WIB

RSUD Smart Pamekasan Tambah 10 Alat Hemodialisis, Target Beroperasi Oktober

Berita Terbaru