Lebih Dekat dengan H. Faruk Ali, 28 Tahun Pimpin PBSI hingga Nakhodai KONI Pamekasan

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan terpilih, H. Faruk Ali saat ditemui di ruang kerjanya. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan terpilih, H. Faruk Ali saat ditemui di ruang kerjanya. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan, H. Faruk Ali, dikenal sebagai sosok yang dekat dengan dunia olahraga sejak lama.

Karier panjangnya yang berliku mulai dari PNS, pengusaha, hingga menjadi wakil rakyat ia jalani sebagai dinamika hidup yang membuatnya semakin matang.

Ditemui di ruang kerjanya, Faruk menceritakan perjalanan awal kariernya. Ia mengabdi sebagai PNS di Dinas Pendidikan Pamekasan pada tahun 1979–1980. Merasa kurang produktif, ia kemudian beralih menjadi pebisnis kayu Kalimantan.

“Macam-macam itu kayunya sesuai kebutuhan. Tapi kalau sekarang saya menjadi petani tambak udang di Pasean,” ujarnya.

Baca juga :  Usai Dilantik Jadi Presiden RI, Masyarakat Madura Bakal Temui Prabowo

Perjalanan politiknya dimulai sekitar tahun 2004 dan berlanjut hingga 2019 ketika ia menjadi wakil rakyat.

Meski begitu, jiwa sportivitasnya tak pernah padam. Selama tujuh periode atau 28 tahun, Faruk tercatat terus dipercaya menjabat Ketua Umum PBSI Pamekasan.

Menurutnya, setiap proses harus dijalani dengan kesungguhan, baik perkara kecil maupun besar. Ia mengakui bahwa tidak semua usaha berjalan mulus, tetapi itu bagian dari ritme kehidupan.

“Tidak semuanya berjalan mulus, namanya juga siklus kehidupan,” terangnya.

Sebagai Ketua KONI Pamekasan, Faruk menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mempertahankan hal-hal baik yang sudah berjalan dan memperbaiki kekurangan demi peningkatan prestasi olahraga daerah.

Baca juga :  Terbukti Korupsi DD, Kejari Pamekasan Resmi Tahan Kades Larangan Slampar

Ia juga memastikan perhatian lebih akan diberikan pada kesejahteraan atlet dan pelatih, termasuk pemenuhan gizi serta kebutuhan sarana-prasarana olahraga, terutama ketersediaan lapangan yang layak.

“Itu nanti menjadi atensi kita ke depan. Intinya mohon dukungannya, kami tidak ada apa-apanya tanpa dukungan semua pihak. Kemampuan kami terbatas, tapi kalau sudah didukung semua pihak maka kerja sama itu bisa lebih ringan,” tutupnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WIB

Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB